
Bernardo Tavares menegaskan Persebaya Surabaya tetap waspada meski Persija Jakarta kehilangan dua bek utamanya. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya berada dalam tekanan setelah hasil kurang memuaskan dalam beberapa pekan terakhir di BRI Super League 2025/26. Hingga pekan ke-28, Bajul Ijo masih tertahan di posisi keenam klasemen sementara dengan koleksi 42 poin dari 11 kemenangan, sembilan hasil imbang, dan delapan kekalahan.
Situasi semakin sulit setelah Persebaya menelan dua kekalahan beruntun. Yang terbaru, tim asal Kota Pahlawan itu harus menyerah 1-2 dari Madura United FC di kandang sendiri.
Hasil tersebut memicu kekecewaan besar dari para suporter yang berharap tim mampu menjaga konsistensi di papan atas klasemen. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, tidak menutupi rasa kecewanya usai pertandingan. Pelatih asal Portugal itu bahkan secara terbuka meminta maaf kepada suporter atas hasil buruk yang diraih timnya.
”Saya setuju. Saya juga kecewa, para pemain juga kecewa. Saya sudah minta maaf karena saya tidak suka kalah dari siapapun. Bagi saya sepak bola adalah tentang kemenangan,” ujar Bernardo Tavares dikutip dari ileague.id.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Tavares tetap memberikan apresiasi terhadap kerja keras anak asuhnya di atas lapangan. Para pemain sudah berusaha maksimal sepanjang pertandingan, namun faktor keberuntungan menjadi pembeda dalam laga tersebut.
Dia menilai gol cepat yang dicetak Madura United menjadi momentum yang sulit dibendung timnya. Tavares bahkan menyebut gol yang dicetak Lulinha sebagai momen luar biasa yang belum tentu bisa terulang.
”Tim lawan beruntung karena saat pertama kali mereka melewati garis serang di babak pertama, mereka langsung mencetak gol fantastis. Lulinha pemain bagus, tapi saya yakin dari 100 tembakan, dia tidak akan bisa mencetak gol seperti itu lagi,” kata Bernardo Tavares.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga memahami kekecewaan yang dirasakan Bonek. Baginya, sepak bola bukan sekadar pekerjaan, tetapi bagian penting dari kehidupan para pemain dan staf pelatih.
Tavares menegaskan bahwa kekalahan selalu meninggalkan rasa sakit, terlebih ketika tim merasa sudah tampil cukup baik namun gagal mendapatkan hasil positif. Setelah hasil buruk tersebut, Persebaya kini harus bersiap menghadapi dua laga tandang berat secara beruntun.

Prediksi Bursa Taruhan Prancis vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Bisa Paksa Les Blues Main Lebih dari 90 Menit
Sudah Terima Kompensasi Rp 5 Juta, Pengontrak di Surabaya Diberi Waktu 1 Bulan untuk Pindah
Prediksi Skor Prancis vs Maroko di Perempat Final Piala Dunia 2026: Deja Vu atau Pembuktian Singa Atlas
Artis Arie Nugroho dan Windy Wulandari Berduka Yogi Rahmat Meninggal Dunia
Prediksi Bursa Taruhan Spanyol vs Belgia di Piala Dunia 2026: La Roja Dijagokan Melaju ke Semifinal
10 Besar Penjualan Mobil Juni 2026: BYD Comeback jadi Merek Tiongkok Terlaris Kalahkan Jaecoo
Polisi Temukan Uang Rp60 Miliar di Cafe de Clan Jaksel, Diangkut Pakai 3 Mobil
Prediksi Susunan Pemain Norwegia vs Inggris di Piala Dunia 2026: Lomba Sihir Erling Haaland dan Harry Kane ke Semifinal!
Viral dr. Anggi Aprilyani Masuk Gereja, Tuai Tudingan Penistaan Agama
Gosip Perselingkuhan Lionel Messi Memanas, Sang Istri Tanggapi Rumor Skandal Suami dengan Jurnalis Argentina
