
Bojan Hodak saat memimpin Persib Bandung di laga kontra Borneo FC di Stadion Segiri Samarinda. (Persib)
JawaPos.com - Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, kecewa dengan hasil imbang 0-0 melawan Arema FC di pekan ke-29 Super League 2025/2026. Hodak mengakui hasil tersebut membuat kans juara Pangeran Biru -julukan Persib Bandung- menjadi lebih rumit.
Persib Bandung kembali mendapat hasil kurang memuaskan saat menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat (24/4/2026) malam WIB. Pangeran Biru harus puas berbagi angka usai bermain imbang tanpa gol.
Untuk kedua kalinya, Persib Bandung harus terpeleset. Sebelumnya di pekan ke-28, Marc Klok dan kolega juga bermain imbang melawan Dewa United dengan skor 2-2. Dua hasil imbang tersebut, tentu menjadi hasil yang pahit bagi Persib Bandung.
Tambahan satu poin melawan Arema FC, membuat Pangeran Biru masih di puncak klasemen sementara dengan 66 poin. Namun, selisih Persib Bandung hanya berjarak tiga angka dengan Borneo FC Samarinda (63 poin), yang baru akan memainkan pekan ke-29 pada Sabtu (25/4) malam nanti.
Sebagai pelatih, Hodak mengaku hasil imbang melawan Arema FC menempatkan mereka dalam situasi sulit dalam persaingan perebutan gelar juara. Tapi, ia mencoba untuk tetap tenang. Juru taktik asal Kroasia itu mengingatkan kepada skuadnya untuk fokus menyapu bersih kemenangan di lima laga tersisa.
"Tetap kami masih nomor satu, satu-satunya hal ialah kini hidup kami lebih rumit. Sekarang kami harus fokus ke pertandingan berikutnya. Ada lima laga tersisa dan kami harus memenangkan semuanya," kata Hodak dalam konferensi pers usai laga, dikutup Sabtu (25/4/2026).
Bicara pertandingan, Hodak mengungkapkan bahwa Persib Bandung tampil baik. Hanya saja, ia agak menyayangkan permainan Arema FC yang bertahan total. Meski tampil sangat dominan, tidak ada gol yang diciptakan oleh Pangeran Biru.
"Di setiap pertandingan, ketika terpuruk, maka anda harus melihat hal baik dan yang buruk. Bagi kami, secara pertahanan kami memainkan permainan yang baik. Saya tidak melihat Arema mendapatkan peluang," ucap Hodak.
"Untuk lini tengah, mereka kesulitan bermain karena lawan melakukan parkir bus. Kami memiliki banyak peluang, kami melepaskan 28 tendangan ke gawang tapi kami tidak bisa mencetak gol. Tentu saja ini membuat frustasi," lanjutnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022