Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 29 April 2026 | 22.29 WIB

Persija Fokus Sapu Bersih Empat Laga Terakhir Demi Jaga Asa Juara BRI Super League 2025/26

Jean Mota di laga Persija Jakarta vs Persis Solo pada pertandingan Super League 2025/2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (27/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Jean Mota di laga Persija Jakarta vs Persis Solo pada pertandingan Super League 2025/2026 di SUGBK, Jakarta, Senin (27/4). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com–Persija Jakarta memasuki periode paling menentukan pada akhir kompetisi BRI Super League 2025/26. Dengan hanya menyisakan empat pertandingan, peluang Macan Kemayoran untuk meraih gelar juara masih terbuka, meski situasinya tidak sepenuhnya berada di tangan mereka.

Persija kini harus menghadapi rangkaian laga penting yang akan menentukan nasib mereka di papan atas klasemen. Tim ibu kota dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara pada 4 Mei, sebelum melakoni duel panas kontra Persib pada 10 Mei. Setelah itu, Persija akan bertemu Persik Kediri pada 16 Mei dan menutup musim melawan Semen Padang FC pada 23 Mei.

Di tengah ketatnya persaingan dengan Persib dan Borneo FC, skuad asuhan Mauricio Souza memilih untuk tidak terlalu memikirkan hasil yang diraih rival mereka. Fokus utama tim saat ini adalah memastikan bisa meraih hasil maksimal di setiap pertandingan tersisa.

Gelandang muda Persija Rayhan Hannan menegaskan, timnya ingin tetap berkonsentrasi pada performa sendiri daripada sibuk menghitung peluang dari hasil tim lain. Menurut dia, Persija harus lebih dulu menyelesaikan tugas mereka di lapangan.

”Terkait Borneo FC dan Persib, kami hanya ingin fokus dengan game-game kami, memberikan yang terbaik dan kita lihat hasil di akhir musim,” ujar Rayhan Hannan dikutip dari ileague.id.

Pernyataan serupa juga disampaikan pelatih Persija Mauricio Souza. Pelatih asal Brasil itu mengakui peluang juara kini tidak sepenuhnya ditentukan Persija. Meski demikian, dia meminta para pemain tetap menjaga semangat dan bekerja maksimal hingga kompetisi berakhir.

”Terkait lawan, kompetisi ini tidak hanya bergantung pada kami sekarang. Saya sejujurnya berharap kami bisa melakukan bagian kami, dan jika Tuhan menghendaki kami menjadi juara, itu akan terjadi,” kata Mauricio Souza.

Situasi yang dihadapi Persija memang tidak mudah. Ketergantungan pada hasil tim pesaing membuat langkah mereka semakin berat. Namun, semangat untuk menutup musim dengan hasil terbaik tetap menjadi motivasi utama di ruang ganti Macan Kemayoran.

Selain menjaga peluang juara, Persija juga ingin memastikan bisa mengakhiri musim dengan performa konsisten. Empat laga tersisa menjadi ujian mental sekaligus kesempatan bagi mereka untuk membuktikan kapasitas sebagai salah satu tim terbaik musim ini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore