
Dewa United dan Bhayangkara FC sepakat damai usai insiden tendangan kungfu di EPA U-20. (Dok. Dewa United)
JawaPos.com - Manajer Bhayangkara FC U-20, Yongky Pamungkas, menyampaikan timnya telah menerima ‘surat cinta’ dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait insiden pada laga melawan Dewa United U-20 di Elite Pro Academy (EPA) U-20. Merespons keputusan tersebut, Yongky menyampaikan pihaknya akan mengajukan banding.
Kericuhan antarpemain terjadi pada laga Bhayangkara FC U-20 versus Dewa United U-20 dalam lanjutan EPA U-20 di Stdion Citarum Semarang pada 19 April 2026. Salah satu yang menjadi sorotan tajam adalah aksi tendangan kungfu yang dilancarkan Fadly Alberto kepada Rakha Nurkholis.
Buntut dari insiden tersebut, Komdis PSSI menjatuhi sanksi kepada lima pemain dan satu ofisial tim Bhayangkara FC U-20 buntut kericuhan tersebut. Kelima pemain yang dimaksud adalah Alberto, Aqilah Lissunnah Aljundi, Afrizal Riqh, Ahmad Catur, dan M. Mufdi Iskandar. Sementara satu ofisial tim adalah Muklis Hadi NIng.
Alberto mendapat hukuman paling berat, yakni larangan bermain selama tiga tahun. Disusul Aqilah, Afrizal, dan Ahmad sanksi larangan bermain selama dua tahun, serta Mufdi satu tahun. Sementara Muklis Hadi Ning dijatuhi larangan mendampingi tim dalam empat pertandingan.
Sebagai Manajaer Bhayangkara U-20, Yongky menegaskan pihaknya menghormati keputusan Komdis PSSI. Tapi ia melihat perlunya peninjauan ulang terhadap beberapa poin penting dalam keputusan tersebut.
Menurutnya, terdapat aspek yang belum sepenuhnya mencerminkan situasi di lapangan secara utuh. Termasuk posisi beberapa pemain Bhayangkara FC U-20 yang juga terdampak dalam insiden tersebut.
"Kami melihat ada fakta-fakta di lapangan yang perlu menjadi pertimbangan lebih dalam, termasuk kondisi di mana beberapa pemain kami juga berada dalam posisi sebagai pihak yang terdampak,” beber Yongky dalam keterangan resminya, Jumat (1/5/2026).
Karena itu, Yongky menyatakan Bhayangkara FC U-20 bakal menempuh jalur banding ke Komite Banding PSSI sebagai langkah lanjutan. Langkah tersebut dilakukan guna mendapatkan penilaian yang lebih objektif.
"Kami memastikan akan mengajukan banding. Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mendapatkan penilaian yang lebih objektif, menyeluruh, dan berimbang,” tegas Yongky.
Di sisi lain, Yongky menekankan hubungan antara pemain Bhayangkara FC U-20 dan Dewa United U-20 sejatinya sangat dekat dan akrab. Menurutnya, kedekatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan dan sportivitas tetap terjaga di antara para pemain muda.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022