
Pemain Garudayaksa FC. (instagram @garudayaksafc.official)
JawaPos.com–Keberhasilan Garudayaksa FC menjuarai Liga 2 musim 2025/2026 menjadi salah satu cerita paling menarik di sepak bola Indonesia musim ini. Klub yang baru menjalani musim debutnya di kompetisi kasta kedua itu sukses tampil impresif hingga akhirnya keluar sebagai juara setelah menaklukkan PSS Sleman di partai final.
Laga final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (9/5) malam WIB berjalan penuh drama. Garudayaksa FC sempat unggul dua gol lebih dulu pada babak pertama melalui aksi Alfin Kelilauw dan Everton Nascimento. Namun PSS Sleman mampu bangkit pada babak kedua lewat dua gol Gustavo Tocantins yang memaksa pertandingan berlanjut ke adu penalti.
Dalam babak tos-tosan, Garudayaksa FC akhirnya memastikan kemenangan dengan skor 4-3. Dua algojo PSS Sleman gagal menjalankan tugasnya sehingga trofi Liga 2 resmi menjadi milik klub yang sedang naik daun tersebut.
Keberhasilan itu langsung membuat publik penasaran dengan sosok di balik Garudayaksa FC. Pasalnya, klub ini tergolong baru tetapi mampu menunjukkan performa stabil sepanjang musim.
Selain itu, nama Garudayaksa juga disebut memiliki hubungan dengan akademi sepak bola yang berada di bawah naungan Presiden Prabowo Subianto. Berdasar data resmi kompetisi, Garudayaksa FC dipimpin Widjono Hardjanto yang menjabat sebagai Presiden Klub. Selain itu terdapat nama M. Reza Anugerah sebagai CEO dan Derry Hidayat yang berperan sebagai COO klub.
Widjono Hardjanto dikenal sebagai politikus senior Partai Gerindra. Saat ini, dia menjabat sebagai anggota Komisi VII DPR RI dan juga dipercaya menjadi Ketua Fraksi Partai Gerindra di parlemen. Sosoknya cukup dikenal dalam dunia politik nasional dan kini ikut terlibat dalam pengembangan sepak bola profesional melalui Garudayaksa FC.
Sementara itu, Derry Hidayat bukan nama baru di sepak bola Indonesia. Sebelum bergabung dengan Garudayaksa FC, dia sempat menjabat sebagai Chief Operational Officer PSKC Cimahi. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam membangun fondasi klub yang lebih profesional.
Garudayaksa FC lahir dari proses akuisisi PSKC Cimahi pada pertengahan 2025. Setelah proses pengambilalihan selesai, klub kemudian berganti identitas dan memulai perjalanan baru dengan nama Garudayaksa FC.
Transformasi tersebut berjalan sangat cepat. Dalam musim pertamanya, Garudayaksa mampu bersaing di papan atas Liga 2 hingga akhirnya mengangkat trofi juara. Hal itu menunjukkan bahwa klub memiliki perencanaan yang cukup matang sejak awal.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
