
Bobotoh pendukung Persib Bandung. (Istimewa)
JawaPos.com - Ketua Viking Persib Club (VPC) Tobias Ginanjar memberikan tanggapan terkait hukuman yang dijatuhkan AFC kepada Persib Bandung. Melalui akun Instagram pribadi, @tobiasginanjar, dia mengajak seluruh bobotoh introspeksi atas cara mendukung tim kebanggaan mereka.
Persib diketahui mendapat sanksi berat dari AFC berupa denda mencapai Rp 3,5 miliar serta hukuman dua pertandingan kandang tanpa penonton. Nilai tersebut disebut sebagai hukuman terbesar yang pernah diterima Persib sepanjang sejarah klub.
Dalam unggahannya, Tobias menegaskan bahwa situasi ini tidak perlu diarahkan untuk mencari siapa yang salah atau kelompok mana yang harus disalahkan. Menurut dia, yang lebih penting saat ini adalah mengevaluasi cara dukungan yang diberikan kepada Persib selama ini.
”Tidak usah mencari siapa dan dari kelompok mana yang salah. Tapi sebagai bobotoh rasanya kita harus introspeksi apakah cara mendukung kita sudah benar apa belum,” tulis Tobias.
Dia juga memahami bahwa dukungan kepada Persib lahir dari rasa cinta yang alami dan emosional. Namun, Tobias mengingatkan bahwa bentuk dukungan tersebut seharusnya tidak sampai merugikan klub yang selama ini menjadi kebanggaan masyarakat Bandung dan bobotoh.
Menurut Tobias, hukuman besar dari AFC tentu akan berdampak langsung terhadap perkembangan klub. Denda miliaran rupiah dan laga tanpa penonton dinilai menjadi kerugian besar, terutama dalam upaya Persib meningkatkan kualitas tim dan fasilitas pendukung.
Dia menilai, jika situasi seperti ini terus terjadi, maka bobotoh juga perlu menurunkan ekspektasi terhadap mimpi-mimpi besar yang selama ini diharapkan dari Persib. Mulai dari pembangunan fasilitas yang lebih baik, pembenahan stadion, mendatangkan pemain berkualitas, hingga target berbicara lebih jauh di level Asia.
”Apabila kita masih di level seperti ini, rasanya kita juga harus rela menurunkan ekspektasi terhadap mimpi-mimpi lain agar Persib mempunyai fasilitas terbaik, memperbaiki stadion, mendatangkan pemain level lebih tinggi dan bisa berbicara lebih jauh di Asia,” lanjut Tobias Ginanjar.
Tobias juga menekankan bahwa tuntutan dan harapan besar dari bobotoh harus diimbangi dengan kedewasaan dalam mendukung tim. Dia berharap kultur dukungan suporter Persib bisa terus berkembang menjadi lebih positif seiring meningkatnya prestasi klub.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
