
Arema FC akan menghadapi PSIM Yogyakarta pada laga Super League, Jumat (22/5). (X/@AremafcOfficial)
JawaPos.com - Arema FC tidak ingin menutup Super League 2025/2026 dengan hasil biasa-biasa saja. Meski posisinya di klasemen sudah tidak menentukan perebutan gelar maupun degradasi, pelatih Marcos Santos memastikan laga pekan ke-34 melawan PSIM Yogyakarta tetap diperlakukan seperti pertandingan final.
Laga akan berlangsung di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (22/5) sore. Laga itu menjadi momentum penting bagi Singo Edan untuk menutup musim dengan kemenangan di depan Aremania.
Setelah meraih dua kemenangan beruntun pada laga sebelumnya, tren tersebut ingin dipertahankan demi menghadirkan akhir musim yang manis bagi suporter.
“Persiapannya bagus. Ini adalah pertandingan terakhir. Sebelum semuanya, saya ingin berterima kasih kepada rekan-rekan media atas rasa hormatnya sepanjang musim ini. Terima kasih kepada suporter Arema, Aremania, yang selalu menyemangati dan memotivasi kami,” tutur pelatih asal Brasil itu.
Dia mengakui musim ini berjalan penuh tantangan bagi Arema FC, tetapi mampu dilewati dengan dengan cukup baik.
“Tentu kami tidak puas dengan posisi di klasemen, kami ingin memberikan posisi yang lebih baik di pekan terakhir ini,” kata Marcos Santos.
Kini, di laga pamungkas, Arema FC tetap mengincar kemenangan penuh. Dia memastikan tim tidak menganggap laga melawan PSIM sebagai pertandingan persahabatan.
“Pikiran kami adalah untuk menang, tidak ada yang namanya pertandingan persahabatan. Kami tahu, seperti yang dikatakan Walisson, sangat penting untuk mengakhiri musim di kandang dengan kemenangan,” ujar pelatih berusia 46 tahun itu.
“Tiga kemenangan beruntun jika Tuhan mengizinkan. Ini laga sulit, PSIM punya tim bagus, pemain bagus, dilatih dengan baik, dan pelatihnya juga sudah memulai dan mengakhiri musim di sana,” sambungnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
