
Suasana tribun Stadion Gelora Bung Tomo saat laga Persebaya Surabaya melawan Persik Kediri yang berujung sanksi denda Rp 250 juta dari Komdis PSSI. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya resmi dijatuhi denda Rp 250 juta oleh Komdis PSSI akibat ulah oknum suporter yang menyalakan flare dan membunyikan petasan saat laga kontra Persik Kediri di Stadion Gelora Bung Tomo pada 23 Mei 2026. Hukuman itu tetap turun meski sebelumnya manajemen Green Force sudah melakukan kampanye tribun tanpa flare dan meminta Bonek-Bonita menjaga ketertiban sepanjang pertandingan.
Sanksi tersebut tertuang dalam surat keputusan bernomor 288/L1/SK/KD-PSSI/V/2026 yang diputuskan dalam sidang Komite Disiplin PSSI pada 26 Mei 2026. Sidang itu dipimpin Ketua Komdis Dr. Umar Husin, S.H., M.Hum bersama Wakil Ketua Azhari Rangkuti, SE dan anggota lainnya.
Mengapa Persebaya Surabaya Didenda Rp 250 Juta?
Komdis PSSI menyatakan Persebaya Surabaya melanggar Kode Disiplin PSSI Tahun 2025 terkait tanggung jawab klub atas perilaku buruk penonton.
Pelanggaran itu terjadi ketika suporter di Tribun Utara, Timur, dan Selatan membunyikan petasan selama pertandingan serta menyalakan flare dalam jumlah banyak setelah laga selesai.
Dalam dokumen resmi Komdis PSSI, tindakan tersebut dinilai melanggar Pasal 70 ayat (1) dan ayat (2) lampiran 1 nomor 5 Kode Disiplin PSSI.
Karena itu, Green Force dijatuhi sanksi denda sebesar Rp 250.000.000 atau dua ratus lima puluh juta rupiah.
Komdis juga memberi peringatan keras kepada Persebaya Surabaya terkait potensi hukuman lebih berat jika pelanggaran serupa kembali terulang pada musim berikutnya.
Meski begitu, klub masih memiliki hak untuk mengajukan banding sesuai ketentuan Pasal 117 Kode Disiplin PSSI.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
