
Selebrasi pemain Persija Jakarta Rayhan Hannan usai mencetak gol kilat namun akhirnya kalah 3-2 dari Bhayangkara FC di menit akhir. (Dok. Persija)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melempar pujian setinggi langit kepada Rayhan Hannan. Herdman menyebut bintang Persija Jakarta itu merupakan pemain muda yang bagus dan memiliki paket lengkap sebagai gelandang serang.
Hannan menjadi satu di antara pemain yang mendapatkan panggilan memperkuat Timnas Indonesia dalam pemusatan latihan (TC) proyeksi Piala AFF 2026 dan FIFA Matchday Juni 2026. Sebagai pelatih, Herdman akhirnya bisa menyaksikan lebih dekat kemampuan yang dimiliki pemain berusia 22 tahun tersebut.
Baca Juga:John Herdman Undang Mitchell Baker dan Luke Vickery ke TC Timnas Indonesia, Ini Alasannya!
Herdman tampak terkesan dengan kemampuan yang dimiliki Hannan. Dia menyukai intensitas permainan yang ditunjukkan pemain Persija Jakarta tersebut, yang menjadi salah satu kriteria penting dalam gaya bermain yang diterapkannya di Timnas Indonesia.
“Dia adalah pemain muda yang bagus. Saya senang dengan intensitasnya. Satu hal yang ditekankan dalam cetak biru taktis yang kami tanamkan di Indonesia adalah membutuhkan intensitas,” kata Herdman saat ditemui wartawan di Stadion Madya, dipetik Minggu (31/5/2026).
“Dan saya rasa Hanan melakukannya secara alami. Anda tidak perlu memberitahunya sebagai pelatih; dia memiliki keinginan untuk memenangkan bola,” sambungnya.
Herdman kepincut dengan penampilan Hannan bersama Persija Jakarta. Khususnya dalam lima laga terakhir, di mana pemain berusia 22 tahun itu selalu dipercaya tampil sejak menit awal. Bahkan, ia sukses mencetak dua gol dan satu assist di lima laga terakhir musim ini.
Dari situ, ia menilai Hannan sebagai pemain yang memiliki paket lengkap. Sebagai gelandang serang, pemain kelahiran Jakarta itu tidak hanya piawai dalam mencetak gol dan memecah pertahanan lawan, tapi juga punya daya juang tinggi untuk merebut kembali bola dari penguasaan lawan.
“Tapi saya juga menikmati, terutama untuk Persija, kemampuan kreatifnya di lima pertandingan terakhir musim ini. Saya rasa dia menunjukkan bahwa dia bisa mencetak gol, dia bisa memecah garis pertahanan, dan ketika dia kehilangan bola, dia bersedia untuk merebutnya kembali,” terang Herdman.
Lebih lanjut, Herdman merasa di Indonesia tidak banyak pemain yang memiliki karakter seperti Hannan. Terutama dalam hal agresivitas dan keinginan kuat untuk segera merebut kembali bola setelah kehilangan penguasaan.
“Saya rasa di Indonesia saya melihat banyak pemain menyerang ketika mereka kehilangan bola, itu bukan masalah mereka. Tapi untuk Hanan, dia menikmati bagian dari permainan tersebut,” pungkas Herdman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Al-Hilal vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: The Blue Waves Amankan 3 Poin di Kandang!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Prediksi Skor Udinese vs Venezia di Coppa Italia: Sang Zebra Kecil Berpeluang Menang di Friuli!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Kasus Penipuan Rp 3,5 Miliar Dihentikan Usai Ruben Onsu Berdamai dengan Pelapor
Profil Matheus Lagoa! Legenda dan Kapten Anapolis, Puzzle Terakhir Persebaya Surabaya
Prediksi Skor West Ham vs Wolverhampton, Kemenangan Perdana atau Lanjutkan Tren Positif
Obligasi Danantara: Dana Murah Pembangunan yang Rentan TPPU?
Breaking News! Persebaya Surabaya Rekrut Kapten Anapolis FC Matheus Lagoa
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
