
Pemain Sassuolo dan kapten timnas Indonesia Jay Idzes cedera saat lawan AC Milan. (Dok. Jay Idzes)
JawaPos.com – Tim Nasional (Timnas) Indonesia dijadwalkan menghadapi Oman pada 5 Juni dan Mozambik pada 9 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta. Dalam dua pertandingan FIFA Matchday tersebut, skuad Garuda dipastikan tampil tanpa kapten Jay Idzes.
Bek Sassuolo itu memilih fokus memulihkan cedera tumit yang dialaminya pada penghujung musim kompetisi di Italia. Cedera ini didapat Jay saat membela Sassuolo menghadapi AC Milan pada awal Mei lalu.
Meski sempat kembali bermain pada laga terakhir musim ini melawan Parma, cederanya kembali kambuh sehingga ia harus ditarik keluar pada menit ke-54.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mendukung keputusan tersebut. "Saya berbicara dengan Jay. Kami telah melakukan banyak percakapan selama sebulan terakhir dengan tim medis dan pihak Sassuolo. Itu adalah keputusan yang tepat untuk Jay," ujar Herdman.
Menurut pelatih asal Inggris itu, cedera yang dialami Jay memang tidak tergolong serius. Namun, memaksakan pemain berusia 25 tahun tersebut tampil dalam FIFA Matchday justru berisiko menghambat proses pemulihannya.
"Jadi, kami harus melindunginya. Itu bukan cedera besar, dan itu kabar baik bagi Indonesia. Namun, pemain harus benar-benar pulih sebelum kembali bermain," tegas mantan pelatih Timnas Kanada tersebut.
Herdman menilai Jay telah memberikan kontribusi besar bagi Timnas Indonesia sepanjang musim. Karena itu, saat ini merupakan momentum yang tepat bagi sang kapten untuk beristirahat dan memulihkan kondisi fisiknya secara optimal.
"Dia sudah memberikan begitu banyak untuk Indonesia dan tim ini. Sekarang saatnya memberi dia waktu untuk beristirahat," tambah Herdman.
Absennya Jay tentu menjadi kehilangan bagi lini belakang Garuda. Namun, pelatih berusia 50 tahun itu belum bersedia mengungkapkan siapa pemain yang akan menggantikan peran kapten Sassuolo tersebut dalam dua laga uji coba internasional bulan depan.
"Kami akan membuat keputusan itu setelah ini. Kalian akan mengetahuinya nanti," tandasnya.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
