
Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi sambut musim kompetisi mendatang dengan optimisme tinggi. (Istimewa)
JawaPos.com - Kiper PSIM Jogja Cahya Supriadi menyambut musim kompetisi mendatang dengan optimisme tinggi. Memasuki tahun kedua bersama tim berjuluk Laskar Mataram, dia memiliki target besar untuk tampil lebih konsisten sekaligus membantu tim meraih hasil yang lebih baik dibanding musim sebelumnya.
Bagi Cahya Supriadi, musim kedua bersama PSIM menjadi momen penting untuk menunjukkan perkembangan performa. Pengalaman yang didapat selama satu musim terakhir dinilai menjadi bekal berharga untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat pada kompetisi mendatang.
Tak hanya fokus pada peningkatan kemampuan pribadi, Cahya Supriadi juga ingin memastikan dirinya dapat terus memberikan kontribusi maksimal bagi tim. Salah satu target yang ia pasang adalah mempertahankan posisinya sebagai kiper utama PSIM Jogja.
Menurut dia, konsistensi menjadi faktor utama bagi seorang penjaga gawang. Selain dituntut tampil baik di setiap pertandingan, seorang kiper juga harus mampu menjaga kepercayaan pelatih dan rekan setim melalui performa yang stabil sepanjang musim.
“Masuk ke musim kedua, harapan saya adalah bisa tampil konsisten untuk mempertahankan posisi sebagai kiper utama dan selalu memberikan kontribusi terbaik bagi tim,” ujar Cahya.
Semangat yang dimiliki Cahya juga tidak lepas dari berbagai pandangan yang berkembang di kalangan publik. Dia menyadari masih ada pihak yang meragukan kemampuan timnya untuk bersaing di level yang lebih tinggi pada musim depan.
Namun, alih-alih menjadikan keraguan tersebut sebagai tekanan, Cahya memilih menjadikannya sebagai bahan bakar motivasi. Dia percaya seluruh pemain memiliki tekad yang sama untuk membuktikan kualitas PSIM Jogja di atas lapangan.
Menurut Cahya, pembuktian terbaik bukan dilakukan melalui pernyataan atau janji, melainkan lewat kerja keras dan hasil nyata saat kompetisi berlangsung. Karena itu, fokus utama tim saat ini adalah mempersiapkan diri sebaik mungkin agar mampu tampil kompetitif sejak awal musim.
“Saya tahu, saat ini banyak pihak yang meragukan kami, tetapi hal itu justru menjadi motivasi besar. Kami ingin membuktikan kemampuan terbaik di lapangan dan membawa PSIM Jogja bersaing ketat di papan tengah hingga papan atas kompetisi,” kata Cahya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022