
Gelandang asal Albania Enriko Papa dikaitkan dengan Persib Bandung. (Istimewa)
JawaPos.com - Rumor transfer kembali menghangat di kalangan Bobotoh. Kali ini, nama gelandang asal Albania Enriko Papa dikaitkan dengan Persib Bandung menjelang bergulirnya musim baru super league.
Kabar tersebut ramai diperbincangkan di media sosial setelah akun X @justgadiiing mengulas profil dan potensi pemain berusia 33 tahun itu untuk memperkuat lini tengah Maung Bandung. Meski belum ada konfirmasi resmi dari manajemen Persib, Enriko Papa mulai menarik perhatian pendukung karena dinilai memiliki karakter yang sesuai dengan kebutuhan tim untuk super league.
Saat ini, Enriko Papa tercatat membela klub Rumania FC Botoșani. Kehadirannya disebut-sebut bisa menambah kedalaman skuad untuk kompetisi super league sekaligus memberikan pengalaman bagi para pemain muda Persib.
Salah satu keunggulan utama yang dimiliki Enriko Papa adalah daya jelajah di lapangan. Dia dikenal sebagai gelandang box-to-box yang mampu membantu pertahanan sekaligus mendukung serangan.
Kemampuan membaca permainan, melakukan intersepsi, serta memenangkan duel menjadi nilai tambah yang cukup menonjol. Selain itu, Papa juga dinilai memiliki kualitas distribusi bola yang baik. Akurasi umpannya cukup konsisten sehingga dapat membantu tim membangun serangan dari lini kedua.
Pengalamannya bermain di kompetisi Eropa juga menjadi modal berharga jika benar-benar berkarir di Indonesia. Faktor kepemimpinan turut menjadi alasan mengapa namanya dianggap menarik. Sebagai pemain senior yang pernah mengemban tanggung jawab sebagai kapten tim, Papa dinilai mampu memberikan pengaruh positif di ruang ganti maupun saat pertandingan berlangsung.
Dari sisi ekonomi, pemain asal Albania tersebut juga dianggap sebagai opsi yang realistis. Dengan nilai pasar yang tidak terlalu tinggi dibanding sejumlah pemain asing lain, Persib berpotensi mendapatkan tambahan kualitas tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.
Meski demikian, ada beberapa catatan yang perlu menjadi perhatian. Usia yang sudah menginjak 33 tahun membuat kecepatan dan akselerasinya tidak lagi berada di level terbaik.
Kondisi tersebut bisa menjadi tantangan ketika menghadapi pemain-pemain yang mengandalkan kecepatan tinggi. Selain itu, jadwal kompetisi Liga 1 yang padat serta cuaca tropis Indonesia juga berpotensi menjadi tantangan tersendiri. Adaptasi fisik dan kebugaran akan menjadi faktor penting jika transfer ini benar-benar terwujud.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022