
Pemain Timnas Indonesia Luke Vickery (kiri) berpose dengan rekannya Jens Raven (kanan) seusai berlatih tanding dalam pemusatan latihan jelang Piala AFF 2026 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (30/5/2026). Latihan tersebut sebagai persiapan jelang Piala AFF yang berlangsung pada 24 Juli hingga 26 Agustus 2026. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/nym
JawaPos.com – PSSI mulai memproses naturalisasi dua pemain keturunan, Luke Vickery dan Mitchell Baker. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya federasi menjaga kedalaman skuad Garuda dalam jangka panjang.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir menjelaskan bahwa proses naturalisasi kedua pemain itu saat ini sedang berjalan.
"Bismillah, segera suratnya keluar. Kami mencoba melakukan proses tersebut. Tentu ada tahapan yang harus dilalui, baik di pemerintah maupun DPR," ujar Erick.
Luke Vickery merupakan pemain berposisi winger yang saat ini memperkuat klub Australia, Macarthur FC. Sementara itu, Mitchell Baker merupakan penyerang yang bermain untuk klub Amerika Serikat, Vermont Green FC. Keduanya telah bergabung dalam pemusatan latihan Timnas Indonesia dan dipantau langsung oleh tim pelatih yang dipimpin John Herdman.
Menurut Erick, program naturalisasi masih dibutuhkan untuk menjaga regenerasi tim nasional. PSSI tidak ingin kehilangan kualitas skuad ketika sejumlah pemain yang saat ini menjadi tulang punggung tim mulai memasuki usia senja.
"Memang, jika kami melihat proyeksi hingga 2030, beberapa pemain akan berusia 38 atau 39 tahun. Kami harus mengisi kekosongan tersebut," terangnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022