
kapten tim Persita Tangerang Muhammad Toha hengkang ke klub DPMM FC di liga Masaysia. (Istimewa)
JawaPos.com - Persita Tangerang mengumumkan perpisahan dengan kapten tim Muhammad Toha yang memutuskan melanjutkan karirnya bersama DPMM FC pada musim 2026/27. Keputusan tersebut menandai berakhirnya perjalanan panjang salah satu pemain paling berpengaruh dalam sejarah modern Pendekar Cisadane.
Muhammad Toha telah menjadi bagian penting Persita sejak bergabung pada 2017. Selama hampir sembilan musim, pemain asal Bontang, Kalimantan Timur, itu menjelma menjadi sosok yang identik dengan warna ungu Persita.
Tidak hanya berperan sebagai pemain andalan di lapangan, Muhammad Toha juga dikenal sebagai pemimpin yang dihormati rekan setim dan menjadi panutan bagi pemain muda.
Baca Juga:Facundo Medina Bungkam Keraguan, Jadi Kunci Kuatnya Sisi Kiri Timnas Argentina di Piala Dunia 2026
Musim 2025/26 menjadi musim terakhirnya bersama Persita. Pada musim tersebut, Toha tampil dalam 30 pertandingan BRI Super League dan mencatatkan tonggak penting berupa penampilan ke-200 bersama klub.
Catatan itu semakin menegaskan statusnya sebagai salah satu pemain dengan kontribusi terbesar bagi Persita dalam beberapa tahun terakhir. Di sepanjang musim lalu, bek kanan berusia 28 tahun tersebut tetap menjadi pilihan utama.
Dari total penampilannya, Toha mencatatkan 29 laga dengan 27 kali tampil sebagai starter. Konsistensinya di sektor kanan pertahanan membuat perannya sulit tergantikan.
Baca Juga:Cristiano Ronaldo Pecahkan Rekor saat Timnas Portugal Bantai Uzbekistan 5-0: Saya Kembali!
Bagi manajemen Persita, kepergian Toha tentu meninggalkan ruang yang tidak mudah diisi. Selama hampir satu dekade, dia menjadi simbol loyalitas, kerja keras, dan profesionalisme yang selalu ditunjukkan baik di dalam maupun di luar lapangan.
Meski berpisah dengan klub yang telah dibelanya sejak 2017, Toha mengaku keputusan ini diambil untuk mencari pengalaman baru dalam karir sepak bolanya.
“Saya ingin mencari pengalaman baru di luar sana dan semoga saya bisa mempertahankan karakter permainan, attitude, dan gaya hidup. Saya harus bisa memberi contoh buat pemain lain, terutama pemain muda,” ujar Toha.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
