
Robi Darwis saat bela Timnas Indonesia U-23 di ASEAN U-23 2025. Robi Darwis mengungkap alasan memilih Arema FC setelah meninggalkan Persib Bandung. Kesempatan bermain menjadi pertimbangan utamanya. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Robi Darwis akhirnya mengungkap alasan memilih bergabung dengan Arema FC setelah meninggalkan Persib Bandung. Kesempatan mendapat menit bermain dan keseriusan manajemen Singo Edan menjadi faktor utama di balik kepindahannya ke Malang.
Kehadiran Robi menjadi bagian dari upaya Singo Edan memperkuat kedalaman skuad setelah mendatangkan sejumlah pemain baru pada bursa transfer musim ini.
Meski meninggalkan Persib yang dalam tiga musim terakhir sukses menjuarai Liga 1 secara beruntun, Robi menegaskan keputusan hijrah ke Malang sudah melalui pertimbangan matang.
Menurutnya, hingga kompetisi musim lalu berakhir belum ada kepastian mengenai masa depannya bersama Persib. Karena itu, ia meminta agennya mulai menjalin komunikasi dengan sejumlah klub yang berminat menggunakan jasanya.
"Arema menjadi klub yang paling serius. Proses negosiasinya juga berjalan lancar hingga akhirnya kami mencapai kesepakatan," ujar Robi, dikutip dari laman resmi I.League.
Selain keseriusan manajemen, kesempatan mendapatkan menit bermain menjadi pertimbangan utama pemain berusia 22 tahun tersebut.
"Saya juga ingin mengangkat tim yang memang meminati saya," katanya.
Baca Juga:Sumardji Yakin John Herdman Bawa Timnas Indonesia Juara Piala AFF 2026, Singgung Sejarah Nol Gelar
Arema FC kemudian memberikan kontrak berdurasi dua musim kepada mantan pemain Timnas Indonesia kelompok umur tersebut. Robi berharap kepercayaan itu dapat dibalas dengan kontribusi maksimal di lapangan.
Kemampuan Robi bermain di beberapa posisi diharapkan menjadi nilai tambah bagi pelatih Marcos Santos. Fleksibilitasnya memberikan lebih banyak pilihan dalam menyusun strategi sepanjang kompetisi Liga 1 2026/2027.
Di Arema FC, Robi akan mengenakan nomor punggung 21. Angka tersebut dipilih karena memiliki makna khusus menjelang momen penting dalam kehidupan pribadinya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
