
Dewa United berpisah dengan pelatih Jan Olde Riekerink. (Dok. Dewa United)
JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari Dewa United. Tim berjulukkan Banten Warriors itu resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Jan Olde Riekerink.
Jan Olde Riekerink ditunjuk sebagai pelatih kepala Dewa United pada paruh musim 2022/2023 atau pada 1 Januari 2023. Dia datang ketika skuad Banten Warriors masih berada dalam fase membangun identitas sebagai klub muda di sepak bola Indonesia.
Pelatih asal Belanda itu menjadi salah satu figur penting dalam kesuksesan Dewa United. Selama empat tahun lamanya, Jan Olde Riekerink sukses membuat Banten Warriors berjuluk menjadi salah satu klub yang disegani.
"Coach Jan datang ketika kami masih berada di tahap awal membangun klub. Dalam empat musim, beliau membantu kami bertumbuh sedikit demi sedikit,” kata Ardian Satya Negara selaku Presiden Dewa United dalam keterangannya, Sabtu (4/7).
"Dari tim yang berjuang keluar dari papan bawah, kemudian mampu bersaing di papan atas, hingga akhirnya membawa Dewa United merasakan atmosfer kompetisi Asia untuk pertama kalinya. Perjalanan itu tentu tidak lepas dari dedikasi dan kerja keras beliau bersama seluruh staf pelatih," tambah dia.
Ardian menyampaikan capaian yang diraih selama empat musim terakhir akan selalu menjadi bagian dari sejarah Dewa United. Terlebih, Jan Olde Riekerink berhasil membawa Banten Warriors tampil di kompetisi antarklub Asia.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas semua kontribusi yang telah diberikan Coach Jan. Ada banyak momen yang akan selalu kami kenang bersama, termasuk ketika klub berhasil finis sebagai runner-up Liga 1 dan tampil di kompetisi Asia. Itu adalah titik penting dalam perjalanan Dewa United, dan Coach Jan memiliki peran yang sangat besar di dalamnya," terang Ardian.
Meski kerja sama telah berakhir, Ardian menegaskan bahwa perpisahan ini dilakukan dengan penuh rasa hormat. Dia pun mendoakan yang terbaik untuk perjalanan karier Jan Olde Riekerink di masa mendatang.
"Dalam sepak bola, setiap perjalanan pasti memiliki akhirnya masing-masing. Hari ini kami menutup satu bab yang penuh makna dengan rasa hormat dan apresiasi yang tinggi. Kami mendoakan Coach Jan dan jajarannya beserta keluarga selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan untuk perjalanan berikutnya. Apa yang telah beliau berikan akan selalu menjadi bagian dari sejarah Dewa United Banten FC," papar Ardian.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Kanada vs Maroko di Piala Dunia 2026: Singa Atlas Lebih Diunggulkan, Mampukah Les Rouges Balas Dendam?
Prediksi Skor Paraguay vs Prancis di 16 Besar Piala Dunia 2026: Ujian Konsistensi si Biru
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Kisah Renato Veiga, Bek Timnas Portugal yang Tumbuh di Maroko hingga Memilih Memeluk Agama Islam
Prediksi Skor Australia vs Mesir: Bursa Taruhan Unggulkan The Pharaohs, Opta Hanya Jagokan Socceroos 46 Persen
Prediksi Skor Argentina vs Tanjung Verde: Bursa Taruhan Jagokan Albiceleste, Opta Beri Peluang Menang Lebih dari 80 Persen
Prediksi Skor Australia vs Mesir di Piala Dunia 2026: Menanti Kejutan Satu-satunya Wakil Asia
