Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 14 Juli 2026 | 16.22 WIB

Persija Fokus Keselamatan Pemain, PCMA Jadi Tahapan Penting Sebelum Memulai Latihan Pramusim

Pemain Persija Jakarta jalani pemeriksaan kesehatan. (Dok. Persija) - Image

Pemain Persija Jakarta jalani pemeriksaan kesehatan. (Dok. Persija)

JawaPos.com - Persija Jakarta resmi memulai rangkaian persiapan menghadapi musim 2026/2027 dengan menggelar Pre-Competition Medical Assessment (PCMA) di RS Premier Bintaro. Seluruh pemain mengikuti pemeriksaan kesehatan tersebut sebagai syarat sebelum memasuki program latihan bersama.

PCMA merupakan pemeriksaan medis yang sudah menjadi standar di sepak bola profesional. Tahap ini bertujuan memastikan setiap pemain berada dalam kondisi yang aman untuk menjalani latihan maupun kompetisi, sekaligus mendeteksi potensi gangguan kesehatan dan risiko cedera sejak dini.

Dokter tim Persija Muhammad Andeansah menjelaskan, keselamatan pemain menjadi perhatian utama dalam pelaksanaan pemeriksaan itu. Hasil PCMA akan menjadi dasar tim medis dalam menentukan kesiapan masing-masing pemain sebelum memasuki fase latihan dengan intensitas tinggi.

"Tujuan utama PCMA adalah memastikan keamanan pemain sebelum memasuki program latihan dan kompetisi. Pemeriksaan ini berfokus pada deteksi kondisi medis yang berpotensi membahayakan pemain, termasuk kesehatan secara umum, kelainan jantung, kondisi cedera, dan risiko cedera," ujar Andeansah.

Sesuai pedoman dari Asian Football Confederation (AFC), setiap pemain menjalani serangkaian pemeriksaan yang cukup lengkap. Mulai dari penelusuran riwayat kesehatan dan cedera, pemeriksaan fisik, tes laboratorium, elektrokardiogram (EKG), hingga evaluasi sistem kardiovaskular.

Tak hanya itu, tim medis juga melakukan pemeriksaan muskuloskeletal untuk menilai kondisi sendi, otot, fleksibilitas, kekuatan, keseimbangan, serta fungsi gerak pemain. Jika ditemukan indikasi tertentu, pemeriksaan radiologi juga akan dilakukan guna memastikan kondisi pemain secara lebih rinci.

Andeansah menegaskan bahwa hasil pemeriksaan tersebut memiliki peran penting dalam menyusun program latihan dan penanganan medis bagi setiap pemain.

"Hasil PCMA sangat penting untuk memastikan kesiapan dan keamanan pemain. Pemeriksaan ini juga membantu kami menilai kondisi cedera serta risiko cedera yang dimiliki setiap pemain," kata Andeansah.

Apabila terdapat temuan yang memerlukan perhatian khusus, tim medis Persija akan melanjutkan proses evaluasi melalui pemeriksaan tambahan. Setelah diagnosis dipastikan, pemain akan mendapatkan program penanganan yang disesuaikan dengan kebutuhannya, baik berupa terapi, rehabilitasi, maupun program pencegahan cedera.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore