Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 16 Juli 2026 | 03.32 WIB

Cerita Diego Landis Sebelum Gabung Arema FC, dari FC Porto hingga Siap Tampil di Super League

Arema FC perkenalkan Diego Landis sebagai salah satu amunisi baru untuk menghadapi super league musim 2026/27. (Istimewa) - Image

Arema FC perkenalkan Diego Landis sebagai salah satu amunisi baru untuk menghadapi super league musim 2026/27. (Istimewa)

JawaPos.com - Arema FC resmi memperkenalkan Diego Landis sebagai salah satu amunisi baru untuk menghadapi super league musim 2026/27. Bek tengah asal Brasil itu datang dengan pengalaman yang cukup beragam setelah meniti karir di beberapa negara sebelum akhirnya memilih melanjutkan petualangan di Indonesia.

Sebelum bergabung dengan Singo Edan Arema FC, Diego Landis sempat merasakan atmosfer sepak bola Eropa bersama FC Porto B. Setelah itu, karirnya berlanjut ke Thailand sebelum menghabiskan musim terakhir bersama Terengganu FC di Liga Super Malaysia.

Kini, pemain berusia 28 tahun tersebut memulai tantangan baru di BRI Super League bersama Arema FC. Keputusan hijrah ke Malang bukan diambil secara terburu-buru. Diego Landis lebih dulu mencari informasi mengenai klub yang akan dibela.

Salah satu sosok yang banyak memberinya gambaran mengenai Arema FC adalah Gabriel Silva. Rekan senegaranya itu lebih dahulu menjadi bagian dari tim dan memberikan banyak cerita positif tentang klub maupun suasana sepak bola di Malang.

"Dia menceritakan tentang klub ini kepada saya dan hanya mengatakan hal-hal yang baik serta positif. Jadi, saya sangat senang mendengarnya. Setelah berbicara dengannya dan juga dengan jajaran tim pelatih saya, istri saya, dan semuanya memutuskan untuk datang," ujar Diego.

Tak hanya mendengar cerita dari Gabriel Silva, Diego juga menyempatkan diri mengikuti beberapa pertandingan BRI Super League musim lalu. Atmosfer stadion dan antusiasme suporter Indonesia menjadi salah satu alasan yang membuatnya semakin yakin menerima tawaran Arema FC.

Menariknya, Diego memiliki pengalaman yang cukup unik sepanjang karirnya. Meski berposisi sebagai bek tengah, ia pernah beberapa kali dimainkan sebagai penyerang ketika membela klub di Thailand.

Situasi itu terjadi saat timnya tertinggal dan membutuhkan gol di menit-menit akhir pertandingan. Pelatih kemudian memintanya maju ke lini depan untuk memanfaatkan postur tubuhnya yang menjulang.

"Jadi, saya akhirnya maju ke depan untuk bermain sebagai penyerang tengah. Namun, itu bukan posisi asli saya. Itu hanya beberapa menit saja," kata dia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore