
Dava Yunna nikmati latihan bersama tim utama Persebaya. (Istimewa)
JawaPos.com - Kesempatan berlatih bersama tim utama Persebaya menjadi pengalaman berharga bagi penyerang muda Dava Yunna Adi Putra. Pemain berusia 17 tahun itu mengaku menikmati setiap sesi latihan karena bisa merasakan langsung atmosfer sepak bola profesional sekaligus belajar dari para pemain yang lebih berpengalaman.
Setelah mengikuti latihan di Lapangan C Stadion Gelora Bung Tomo, Dava Yunna merasakan adanya perbedaan yang cukup besar dibandingkan level yang selama ini dia jalani. Menurut dia, intensitas permainan berlangsung lebih cepat, duel berlangsung lebih keras, dan setiap pemain dituntut mampu mengambil keputusan dalam waktu singkat.
Pengalaman tersebut menjadi bekal penting bagi pemain Timnas Indonesia U-17 itu untuk meningkatkan kualitas permainan. Dia menyadari bahwa berada di lingkungan tim utama menuntut kesiapan fisik, teknik, dan mental yang lebih matang.
"Berlatih bersama tim senior di level tertinggi menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya. Intensitas latihan di tim utama sangat tinggi dan agresif. Dari situ saya banyak belajar tentang tuntutan sepak bola profesional," ujar Dava.
Selama menjalani latihan bersama skuad Green Force, Dava juga banyak memperhatikan permainan para pemain senior. Dari sekian banyak pemain, gelandang asal Portugal, Miguel Pereira, menjadi sosok yang paling menarik perhatian.
Menurut dia, Miguel memiliki kualitas yang layak dijadikan contoh oleh pemain muda. Cara menguasai bola, menjaga bola saat mendapat tekanan, hingga ketenangan dalam bermain menjadi hal yang ingin terus dipelajari.
"Salah satu pemain yang paling sering saya amati saat latihan adalah Miguel. Menurut saya, dia memiliki kualitas yang sangat baik, terutama dalam penguasaan bola dan kemampuan menjaga bola saat mendapat tekanan," kata Dava.
Dava juga merasakan suasana positif di dalam skuad Persebaya. Kehadiran pemain asing dan para pemain senior membuat setiap sesi latihan menjadi sarana belajar yang sangat berharga.
Dia berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk menyerap pengalaman dari rekan-rekannya yang sudah lama bermain di level tertinggi. Para pemain senior tidak hanya memberi contoh lewat permainan di lapangan, tetapi juga sering memberikan arahan secara langsung. Dukungan tersebut membuatnya semakin percaya diri untuk terus berkembang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Palermo vs Mantova di Coppa Italia: Rosanero Siap Libas Tim Tamu di Renzo Barbera
Sidang Kasus Pemuda Dipukul Pengusaha Buah di Surabaya, Saksi Sebut Tak Melihat Kejadian Jelas
Prediksi Skor Lyon vs Auxerre di Liga Prancis: Les Gones Berpeluang Menang Telak di Groupama!
Prediksi Skor Laos U-20 vs Timnas Indonesia U-20: Garuda Muda Berpeluang Pesta Gol!
Foto Terakhir Kebersamaan Anthony Xie dengan Audi Marissa Usai Digugat Cerai
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Arema FC vs Isenmulang Kalteng FC: Singo Edan Diprediksi Menang di Kanjuruhan
Prediksi Skor Toulouse vs Lille di Liga Prancis: Les Dogues Berpeluang Sikat Tuan Rumah!
Prediksi Susunan Pemain Bali United vs PSS Sleman: Dominikus Dion Harap Super Elja Main Pede
Manajemen Buka Suara Usai Ikang Fawzi Dikabarkan Menikah Lagi
