Gelandang Persebaya Surabaya Ricky Pratama menyebut persiapan Green Force menghadapi PSIS Semarang terus menunjukkan perkembangan positif setelah menjalani latihan intensif selama sepekan. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus mematangkan persiapan menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game yang berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7/2026).
Setelah menjalani program latihan intensif selama sekitar satu pekan, Green Force mulai menunjukkan perkembangan positif dari sisi fisik, taktik, hingga chemistry antarpemain sebagai modal menghadapi laga spesial di hadapan Bonek dan Bonita.
Baca Juga: Dokter Hansel Blak-blakan! Persebaya Surabaya Pantau Kebugaran Pemain Lewat Dua Instrumen Khusus
Pertandingan tersebut memang hanya berstatus laga pramusim. Namun, momentum perayaan ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya membuat seluruh pemain memiliki motivasi besar untuk menampilkan performa terbaik sebelum menghadapi kompetisi resmi musim 2026/2027.
Perkembangan Persebaya Surabaya dinilai terus meningkat seiring semakin padatnya agenda latihan yang dijalani dalam beberapa hari terakhir. Gelandang Ricky Pratama menyebut seluruh pemain bekerja keras agar mampu memahami konsep permainan yang diinginkan pelatih Bernardo Tavares.
Skuad Green Force musim ini memang mengalami banyak perubahan dengan hadirnya sejumlah wajah baru. Kondisi tersebut membuat tim pelatih memberikan perhatian besar terhadap pembentukan chemistry agar seluruh pemain dapat cepat beradaptasi satu sama lain.
Menurut Ricky, proses penyatuan permainan berjalan sesuai harapan. Setiap sesi latihan membawa perkembangan yang cukup signifikan sehingga para pemain semakin memahami tugas masing-masing di dalam lapangan.
"Persiapan tim sejauh ini berjalan sangat baik. Kami sudah menjalani program latihan selama kurang lebih satu pekan dan masih memiliki waktu untuk terus meningkatkan kesiapan sebelum menghadapi PSIS Semarang," ujar Ricky dikutip dari laman resmi Persebaya.id, Sabtu (17/7/2026).
Ucapan Ricky menggambarkan optimisme yang mulai tumbuh di dalam skuad Persebaya Surabaya. Waktu persiapan memang belum terlalu panjang, tetapi intensitas latihan yang tinggi dinilai cukup membantu mempercepat proses pembentukan kekompakan tim.
Selama tujuh hari terakhir, tim pelatih memberikan materi latihan dengan intensitas tinggi. Program yang dijalankan mencakup peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan teknik dasar, pematangan taktik, hingga membangun komunikasi antarpemain agar permainan semakin efektif.
Seluruh aspek tersebut menjadi fondasi penting mengingat Persebaya Surabaya akan menghadapi musim baru dengan komposisi pemain yang berbeda dibanding musim sebelumnya.
Adaptasi cepat menjadi salah satu target utama agar tim bisa tampil kompetitif sejak awal kompetisi. Ricky mengakui perubahan mulai terlihat di dalam tim. Hubungan antarpemain semakin baik karena mereka mulai memahami karakter permainan masing-masing setelah menjalani latihan bersama selama sepekan terakhir.
"Saya melihat perkembangan tim sangat positif. Seiring berjalannya latihan, para pemain mulai saling mengenal karakter permainan masing-masing, memahami kelebihan dan kekurangan rekan setim, sehingga kerja sama di lapangan juga semakin baik," tandasnya.
Chemistry tersebut menjadi modal penting bagi Green Force. Dalam sepak bola modern, kekompakan tim sering kali menjadi faktor pembeda, terutama ketika sebuah tim masih berada dalam tahap membangun fondasi permainan bersama pelatih baru.

Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Analisis Prediksi Bursa Prancis vs Inggris di Piala Dunia 2026: Les Bleus Lebih Dijagokan Rebut Posisi Ketiga
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Usai Timnas Inggris Gagal ke Final Piala Dunia 2026, Gary Neville dan Roy Keane Saling Adu Pendapat
Presiden Prabowo Hadiri Panen Raya TNI: Hari Ini Saya Bahagia
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
