Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 20 Juli 2026 | 17.45 WIB

Persebaya Surabaya Masih Kurang Klinis, Bernardo Tavares Kantongi Pekerjaan Rumah Jelang Super League 2026/2027

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain saat menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya) - Image

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain saat menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)

JawaPos.com - Persebaya Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah di sektor penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan. Hal itu terlihat setelah bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai pertandingan pramusim ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi tim sebelum menghadapi Super League 2026/2027. Hasil imbang lawan PSIS tersebut memang belum memuaskan ribuan Bonek dan Bonita yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo.

Namun bagi pelatih Persebaya Bernardo Tavares, proses pembentukan tim jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kemenangan pada masa persiapan kompetisi super league.

Mengapa Bernardo Tavares Lebih Memilih Evaluasi daripada Hasil?

Bernardo Tavares sengaja memanfaatkan laga melawan PSIS Semarang untuk memberi kesempatan bermain kepada banyak pemain. Langkah itu dilakukan agar seluruh skuad merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya sekaligus menjadi bahan penilaian sebelum kompetisi resmi dimulai.

Menurut pelatih asal Portugal tersebut, tekanan saat bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo berbeda jauh dibanding latihan. Karena itu, dia ingin mengetahui pemain yang mampu tampil maksimal ketika mendapat dukungan ribuan suporter sekaligus menghadapi tekanan pertandingan.

"Pada pertandingan ini kami sengaja memberikan kesempatan kepada banyak pemain. Bermain di latihan tentu berbeda dengan bermain di depan ribuan suporter di Stadion GBT. Saya ingin melihat siapa saja yang mampu tampil di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya," ucap Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.

Pendekatan itu menjadi bagian dari proses membangun karakter tim. Tavares menilai pramusim bukan sekadar mencari kemenangan, tetapi juga mengukur kesiapan individu maupun kolektif sebelum memasuki musim yang sesungguhnya.

Green Force Tampil Menjanjikan, tetapi Masih Kehilangan Momentum

Persebaya Surabaya sebenarnya menunjukkan permainan yang cukup menjanjikan sepanjang pertandingan. Green Force membuka keunggulan lewat gol perdana Alex Martins bersama klub pada babak pertama, sebuah momen yang menjadi sinyal positif bagi striker asal Brasil tersebut.

Memasuki babak kedua, Yann Mabella kembali membawa Persebaya Surabaya unggul sehingga tim tuan rumah sempat berada di atas angin. Namun, PSIS Semarang mampu memanfaatkan penurunan intensitas permainan Green Force hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore