
Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares memberikan instruksi kepada pemain saat menghadapi PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya masih memiliki pekerjaan rumah di sektor penyelesaian akhir dan organisasi pertahanan. Hal itu terlihat setelah bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang pada laga 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7).
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menilai pertandingan pramusim ini menjadi momen penting untuk mengevaluasi tim sebelum menghadapi Super League 2026/2027. Hasil imbang lawan PSIS tersebut memang belum memuaskan ribuan Bonek dan Bonita yang memadati Stadion Gelora Bung Tomo.
Namun bagi pelatih Persebaya Bernardo Tavares, proses pembentukan tim jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar kemenangan pada masa persiapan kompetisi super league.
Bernardo Tavares sengaja memanfaatkan laga melawan PSIS Semarang untuk memberi kesempatan bermain kepada banyak pemain. Langkah itu dilakukan agar seluruh skuad merasakan atmosfer pertandingan sesungguhnya sekaligus menjadi bahan penilaian sebelum kompetisi resmi dimulai.
Menurut pelatih asal Portugal tersebut, tekanan saat bertanding di Stadion Gelora Bung Tomo berbeda jauh dibanding latihan. Karena itu, dia ingin mengetahui pemain yang mampu tampil maksimal ketika mendapat dukungan ribuan suporter sekaligus menghadapi tekanan pertandingan.
"Pada pertandingan ini kami sengaja memberikan kesempatan kepada banyak pemain. Bermain di latihan tentu berbeda dengan bermain di depan ribuan suporter di Stadion GBT. Saya ingin melihat siapa saja yang mampu tampil di bawah tekanan pertandingan sesungguhnya," ucap Coach Tavares dalam sesi konferensi pers.
Pendekatan itu menjadi bagian dari proses membangun karakter tim. Tavares menilai pramusim bukan sekadar mencari kemenangan, tetapi juga mengukur kesiapan individu maupun kolektif sebelum memasuki musim yang sesungguhnya.
Persebaya Surabaya sebenarnya menunjukkan permainan yang cukup menjanjikan sepanjang pertandingan. Green Force membuka keunggulan lewat gol perdana Alex Martins bersama klub pada babak pertama, sebuah momen yang menjadi sinyal positif bagi striker asal Brasil tersebut.
Memasuki babak kedua, Yann Mabella kembali membawa Persebaya Surabaya unggul sehingga tim tuan rumah sempat berada di atas angin. Namun, PSIS Semarang mampu memanfaatkan penurunan intensitas permainan Green Force hingga akhirnya menyamakan kedudukan menjadi 2-2.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Espanyol vs Sevilla di Liga Spanyol: Kans Los Nervionenses Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Marseille vs Paris FC di Liga Prancis: Kans Les Phocéens Pesta Gol di Stade Velodrome
Prediksi Skor Alaves vs Osasuna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang di Mendizorrotza
Kecelakaan Maut! BYD M6 Diduga Error hingga Tak Bisa Direm dan Tabrak Trotoar di Jakbar
Prediksi Skor Parma vs Monza di Liga Italia: Duel Sengit Rawan Berakhir Imbang!
Prediksi Skor Malaga vs Levante: Laga Sengit yang Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Cagliari vs Lecce di Liga Italia: Duel Ketat di Sardinia Bisa Berakhir Imbang
Prediksi Skor Java United FC vs Garudayaksa: Laskar Kepodang Emas Bisa Menang Tipis
Prediksi Skor Heerenveen vs AZ Alkmaar di Liga Belanda: Kans De Kaasboeren Pesta Gol!
Dr. Iwan Aflanie, Pakar Forensik Indonesia untuk ULM yang Lebih Maju
