
PSIM mempercepat pembenahan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, kandang mereka sepanjang kompetisi super league. (Istimewa)
JawaPos.com - PSIM Jogja terus mempersiapkan diri menghadapi Super League musim 2026/27. Tak hanya dari sisi skuad, Laskar Mataram juga mempercepat pembenahan Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, yang akan menjadi kandang mereka sepanjang kompetisi.
Perbaikan dilakukan untuk memenuhi standar yang ditetapkan ILeague sebagai operator kompetisi. Dua aspek utama yang menjadi perhatian adalah peningkatan kualitas pencahayaan stadion dan penambahan kursi tunggal atau single seat di tribun penonton.
Manajer Operasional PSIM Wendy Umar Seno Aji mengatakan, regulasi mengenai standar stadion sudah disampaikan operator sejak kompetisi musim lalu berakhir. Karena itu, manajemen langsung menjalin koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Bantul dan Dinas Pemuda dan Olahraga agar proses pembenahan bisa berjalan sesuai rencana.
Baca Juga:Update Klasemen Grup A Piala AFF 2026! Vietnam Nyaman di Puncak, Timnas Indonesia Peringkat Ketiga
Menurut Wendy, ILeague juga telah melakukan inspeksi ke Stadion Sultan Agung pada 17 Juli 2026. Dari hasil peninjauan tersebut, masih ada beberapa catatan yang harus segera dipenuhi sebelum stadion dinyatakan layak menjadi kandang PSIM pada musim baru.
"Salah satu yang menjadi perhatian adalah penambahan daya lampu stadion hingga mencapai 1.600 lux serta pemenuhan jumlah single seat sebanyak 5.000 unit," ujar Wendy Umar Seno Aji.
Saat ini, pencahayaan Stadion Sultan Agung masih berada di kisaran 1.200 lux. Sementara jumlah single seat yang telah terpasang baru mencapai 420 kursi. Artinya, masih dibutuhkan tambahan sekitar 4.580 kursi agar sesuai dengan regulasi kompetisi.
PSIM pun mulai merealisasikan pekerjaan tersebut sejak awal Juli. Pemasangan single seat difokuskan di tribun timur dan tribun barat atau area VIP. Manajemen menargetkan seluruh proses pemasangan selesai pada pertengahan Agustus.
Selain kursi penonton, pengerjaan sistem pencahayaan juga mulai dilakukan pada Jumat (24/7). Wendy menjelaskan lampu yang digunakan merupakan produk khusus yang harus didatangkan dari Polandia karena belum tersedia di Indonesia.
Proses pengadaan yang melibatkan impor membuat waktu pengerjaan sedikit lebih panjang dibanding pekerjaan lainnya. Meski demikian, manajemen optimistis seluruh pembenahan dapat diselesaikan sebelum Super League 2026/27 dimulai.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022