Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 26 Juli 2026 | 18.11 WIB

ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 Terapkan Aturan Baru dan VAR di Semua Laga, Ini Daftar Perubahannya

Timnas Indonesia bersiap memulai perjuangan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A di Stadion Pakansari, Bogor. (Timnas Indonesia) - Image

Timnas Indonesia bersiap memulai perjuangan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A di Stadion Pakansari, Bogor. (Timnas Indonesia)

JawaPos.com - ASEAN Championship Hyundai Cup 2026 akan menghadirkan sejumlah perubahan penting dalam pelaksanaan pertandingan. Panitia resmi memperkenalkan beberapa aturan baru yang mengacu pada regulasi terbaru yang diterapkan FIFA di Piala Dunia 2026. 

Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pertandingan, mengurangi pemborosan waktu, sekaligus membantu wasit menjaga konsistensi dalam mengambil keputusan. Selain perubahan regulasi, turnamen sepak bola paling bergengsi di kawasan Asia Tenggara itu juga akan menggunakan Video Assistant Referee (VAR) di seluruh pertandingan untuk pertama kalinya dalam sejarah kompetisi.

Penerapan VAR diharapkan mampu meminimalkan kesalahan keputusan wasit pada momen-momen krusial, seperti gol, penalti, kartu merah langsung, hingga identifikasi pemain yang melakukan pelanggaran. Tak hanya itu, ada tujuh aturan baru yang akan mulai diberlakukan sepanjang ASEAN Championship Hyundai Cup 2026.

Pertama, setiap tim tetap diperbolehkan melakukan lima pergantian pemain. Namun, pergantian tersebut hanya bisa dilakukan dalam tiga momen selama pertandingan, di luar jeda turun minum.

Kedua, penjaga gawang saat melakukan lemparan ke gawang maupun pemain yang melakukan lemparan ke dalam akan dikenai hitungan mundur selama lima detik. Aturan ini dibuat untuk mengurangi kebiasaan mengulur waktu.

Ketiga, pemain yang mendapatkan perawatan medis di dalam lapangan wajib berada di luar lapangan setidaknya selama satu menit sebelum kembali bermain. Ketentuan ini tidak berlaku bagi penjaga gawang.

Keempat, pemain yang telah ditarik keluar wajib meninggalkan lapangan maksimal dalam waktu 10 detik. Jika tidak, proses pergantian pemain berpotensi mendapat perhatian dari wasit.

Kelima, staf pelatih tidak lagi diperbolehkan memberikan instruksi taktis kepada pemain ketika pertandingan dihentikan karena adanya pemain yang mengalami cedera. Aturan ini diterapkan agar jeda pertandingan tidak dimanfaatkan sebagai waktu tambahan untuk menyusun strategi.

Keenam, pemain dilarang menutupi mulut menggunakan tangan maupun jersey saat terjadi konfrontasi di lapangan. Regulasi ini bertujuan meningkatkan transparansi komunikasi sehingga insiden dapat dipantau lebih jelas oleh perangkat pertandingan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore