
Persib promosikan Rafi Rasyiq ke tim senior dengan kontrak tiga tahun. (Istimewa)
JawaPos.com - Persib Bandung kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun kekuatan tim untuk jangka panjang. Klub berjuluk Pangeran Biru itu resmi mempromosikan gelandang muda Rafi Rasyiq dari Persib U-18 ke skuad senior dengan kontrak berdurasi tiga tahun untuk menghadapi musim kompetisi 2026/2027.
Keputusan tersebut menjadi bagian dari komitmen Persib dalam menjaga regenerasi pemain melalui pembinaan yang berkelanjutan. Akademi Persib dan Elite Pro Academy (EPA) terus diposisikan sebagai jalur utama bagi talenta muda untuk berkembang hingga menembus tim utama.
Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan mengatakan, promosi Rafi merupakan hasil dari sistem pembinaan yang telah dijalankan klub selama ini. Setiap pemain muda yang mampu menunjukkan kualitas, karakter, dan kesiapan akan selalu memiliki kesempatan untuk tampil bersama tim senior.
"Promosi Rafi ke tim senior merupakan wujud nyata komitmen Persib dalam membangun pembinaan yang berkesinambungan. Kami ingin memberikan jalur yang jelas bagi pemain-pemain hasil binaan untuk berkembang hingga level tertinggi," ujar Adhitia.
Dia menambahkan, langkah tersebut juga menjadi pesan bagi seluruh pemain akademi bahwa kerja keras dan kedisiplinan akan selalu mendapatkan apresiasi. Persib ingin membangun budaya kompetisi yang sehat sehingga pemain muda memiliki motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.
Bagi Rafi Rasyiq, promosi ke tim senior menjadi awal perjalanan baru dalam karier profesionalnya. Pemain muda tersebut menyadari persaingan di skuad Persib akan semakin ketat, terlebih tim akan tampil di kompetisi domestik dan AFC Champions League Two (ACL Two) musim ini.
Meski begitu, Rafi mengaku siap bekerja keras dan mengikuti setiap arahan pelatih kepala Igor Tolic. Ia juga ingin memanfaatkan kesempatan berlatih bersama para pemain senior untuk mempercepat proses perkembangan permainannya.
"Tentunya Rafi mengikuti instruksi dari head coach Igor aja dan pemain-pemain senior yang lain. Apalagi kita fokus di ACL dan di liga juga," kata Rafi di Graha Persib.
Rafi menegaskan dirinya tidak gentar menghadapi persaingan di dalam tim. Sebaliknya, dia justru melihat keberadaan para pemain senior sebagai kesempatan untuk belajar sekaligus mengasah mental sebagai pesepak bola profesional.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022