
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memberikan instruksi saat melawan Timnas Kamboja pada pertandingan Grup A ASEAN Championship atau Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Senin (27/7). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman sempat menghilang dari bangku cadangan saat pertandingan melawan Kamboja di laga pertama Grup A Piala AFF 2026. Bukan karena kondisinya yang sedang tidak fit, melainkan dia sengaja tidak berdiri di pinggir lapangan untuk menguji jiwa kepemimpinan anak asuhnya.
Timnas Indonesia memulai kiprahnya dengan manis pada gelaran Piala AFF 2026. Skuad Garuda menang telak 5-1 saat menjamu Kamboja di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) malam WIB.
Di balik kemenangan telak timnas Indonesia lawan Kamboja di piala AFF, terdapat momen menarik. John Herdman yang seharusnya memimpin anak asuhnya dari pinggir lapangan justru sempat menghilang dari bangku cadangan.
Momen itu terjadi dalam 30 menit awal pertandingan. John Herdman terlihat sempat berada area tribune, tempat menganalisis pertandingan. Figur asal Inggris itu memperhatikan dengan jeli permainan timnas Indonesia saat lawan Kamboja di piala AFF dari jarak jauh.
Usai laga, Herdman pun mengungkap alasannya. Terdapat dua alasan utama dia tidak hadir di bangku cadangan pada fase awal pertandingan. Yang pertama, Juru taktik asal Inggris itu ingin melihat jiwa kepemimpinan para pemain ketika tidak ada pelatih.
"Yang pertama adalah memberdayakan para pemain. Kami telah melakukan banyak pekerjaan bagus di balik layar dengan kelompok kepemimpinan," ungkap Herdman dalam sesi konferensi pers usai laga, dikutip Selasa (28/7).
"Saya pikir kami memiliki pemimpin yang fenomenal dalam kelompok ini, enam orang yang memimpin tim. Dan mereka tidak membutuhkan pelatih mereka di sana. Seperti yang Anda lihat, tiga gol tanpa pelatih di pinggir lapangan. Ini tentang memberikan contoh bahwa ini adalah tim yang penuh dengan pemimpin. Anda tahu, terkadang mereka akan membutuhkan pelatih, dan malam ini bukan salah satunya," tambah dia.
Kemudian yang kedua, Herdman ingin melihat secara keseluruhan bagaimana permainan Timnas Indonesia. Metode ini sengaja dia lakukan untuk mengasah mental para pemain ketika bermain di bawah tekanan tanpa kehadiran pelatih.
"Dan bagi saya, penting untuk melihat permainan secara taktis pada level yang berbeda untuk melihat bagaimana tiga minggu terakhir berjalan di bawah tekanan, di bawah sorotan lampu besar, di depan penonton, melawan lawan yang sulit," tutur Herdman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022