Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 30 Juli 2026 | 04.36 WIB

FIFA Tetapkan Denda hingga Rp 400 Juta bagi Negara yang Mundur dari ASEAN Cup 2026

Pemain Timnas Indonesia Mitchel Lee Bakker (kiri) dan Tom Haye (tengah) usai mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). FIFA menetapkan denda hingga CHF20.000 bagi peserta ASEAN Cup 2026 yang mengundurkan diri serta membuka peluang sanksi tambahan. (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Pemain Timnas Indonesia Mitchel Lee Bakker (kiri) dan Tom Haye (tengah) usai mencetak hattrick ke gawang Kamboja pada ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7/2026). FIFA menetapkan denda hingga CHF20.000 bagi peserta ASEAN Cup 2026 yang mengundurkan diri serta membuka peluang sanksi tambahan. (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - FIFA menetapkan aturan tegas bagi seluruh peserta FIFA ASEAN Cup 2026. Tim yang mengundurkan diri terancam denda hingga lebih dari Rp400 juta dan sanksi tambahan.

Aturan tersebut tercantum dalam Pasal 5 Regulasi FIFA ASEAN Cup 2026. FIFA menegaskan bahwa setiap peserta yang membatalkan keikutsertaannya akan dikenai sanksi finansial dengan besaran berbeda, bergantung pada waktu pengunduran diri dilakukan.

Apabila sebuah tim mengundurkan diri lebih dari 30 hari sebelum kick-off turnamen, federasi terkait akan dikenai denda sebesar CHF 15.000 atau lebih dari Rp300 juta berdasarkan kurs saat ini.

Sementara itu, jika pengunduran diri dilakukan kurang dari 30 hari sebelum kompetisi dimulai, denda meningkat menjadi CHF 20.000 atau sekitar lebih dari Rp400 juta.

Sanksi FIFA untuk Tim yang Mengundurkan Diri

Konsekuensi paling berat berlaku apabila sebuah tim memilih mundur setelah turnamen dimulai. Dalam situasi tersebut, FIFA berhak menjatuhkan sanksi yang lebih luas daripada sekadar denda finansial.

Federasi yang mengundurkan diri wajib mengganti seluruh kerugian yang dialami FIFA sebagai penyelenggara kompetisi.

Selain itu, federasi tersebut juga harus menanggung kerugian panitia pelaksana dan tim lawan yang terdampak akibat batalnya pertandingan.

Tak hanya kehilangan hak menerima kompensasi finansial dari FIFA selama turnamen berlangsung, federasi yang mundur juga berpotensi menerima sanksi tambahan sesuai hasil evaluasi FIFA terhadap kasus yang terjadi.

Alasan FIFA Menerapkan Regulasi Ketat

Regulasi ini diterapkan untuk menjaga profesionalisme penyelenggaraan kompetisi sekaligus memberikan kepastian kepada seluruh peserta, penyelenggara, sponsor, hingga pemegang hak siar.

Dengan adanya aturan tersebut, setiap federasi diharapkan benar-benar memastikan kesiapan tim sebelum menerima undangan resmi mengikuti FIFA ASEAN Cup 2026.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore