
Pemain Persebaya, Miguel Angelo berebut bola dengan Pemain PSMS, Bintang Arrahim dalam pertandingan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jawa Timur, Rabu (29/7). Miguel Pereira mendapat tugas tambahan sebagai penerjemah Alex Martins di Persebaya. Simak kisah kedekatan keduanya di Surabaya. (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com - Miguel Pereira memang baru bergabung dengan Persebaya Surabaya. Namun, pemain asal Portugal itu sudah memiliki satu tugas tambahan, yakni menjadi penerjemah.
Miguel bertugas sebagai penerjemah bagi Alex Martins. Maklum, bomber asal Brasil itu hanya bisa berbahasa Portugis. Sementara itu, rekan setimnya lebih sering berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris.
Agar komunikasi berjalan lancar, Miguel menerjemahkan semua ucapan Alex ke dalam bahasa Inggris. Apakah dia tidak kerepotan?
"Tidak masalah. Saya hanya mencoba menolong rekan setim. Saya berharap bisa memberi kenyamanan dalam berkomunikasi bagi semua pemain," kata Miguel kepada Jawa Pos.
Karena menjadi penerjemah, hubungan Miguel dengan Alex semakin dekat. Keduanya bahkan cukup akrab.
"Ya, saya memang dekat dengan Alex. Tapi, saya juga selalu mencoba dekat dengan para pemain lain. Menurut saya, itu adalah hal yang penting," ujar pemain asal Portugal itu.
Sejauh ini, Miguel merasa betah di Surabaya. Rekan-rekan setimnya menyambutnya dengan sangat baik. Belum lagi warga Surabaya yang juga begitu hangat kepadanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022