Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 3 Agustus 2026 | 01.15 WIB

Presiden Persebaya Azrul Ananda Dukung Bali Jadi Venue Netral Semifinal Piala Presiden 2026

CEO Persebaya Surabaya Azrul Ananda mendukung semifinal dan final Piala Presiden 2026 digelar di venue netral, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (Dok. Persebaya) - Image

CEO Persebaya Surabaya Azrul Ananda mendukung semifinal dan final Piala Presiden 2026 digelar di venue netral, Stadion Kapten I Wayan Dipta, Bali. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda mendukung keputusan semifinal dan final Piala Presiden 2026 digelar di tempat netral, yakni Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, pada 4 dan 6 Agustus 2026. Menurut Azrul, venue yang sama membuat empat tim semifinalis tidak dirugikan perpindahan lokasi dalam jadwal yang mepet.

Mengapa Azrul Ananda Mendukung Venue Netral?

Azrul Ananda menilai penggunaan satu stadion untuk semifinal hingga final Piala Presiden 2026 menjadi pilihan paling adil bagi seluruh tim. CEO Persebaya Surabaya itu bahkan mengaku sempat mengusulkan agar fase tersebut digelar di tempat netral, meski Surabaya juga siap menjadi lokasi pertandingan.

“Saya termasuk yang mendukung keputusan semifinal dan final di tempat netral. Usai laga melawan Port FC, saya, Bang Ara (Maruarar Sirait), Mas Eri (Eri Cahyadi), dan Pak Sekdaprov (Adhy Karyono), sudah berbincang panjang,” ujar Azrul Ananda, Minggu (2/8/2026).

Azrul menyebut Eri Cahyadi dan Adhy Karyono sebenarnya siap jika semifinal dan final Piala Presiden 2026 diselenggarakan di Surabaya. Namun, ia memilih opsi venue netral karena pertandingan semifinal berlangsung 4 Agustus, sedangkan perebutan tempat ketiga dan final dijadwalkan hanya dua hari berselang pada 6 Agustus.

“Bahkan Mas Eri dan Pak Sekda selalu siap apabila harus diselenggarakan di Surabaya. Khususnya kalau laga final. Justru saya salah satu yang mengusulkan supaya di tempat netral,” kata Azrul.

Venue Sama Dinilai Lebih Adil untuk Empat Tim

Azrul Ananda menilai keputusan menggunakan satu venue untuk semifinal dan final Piala Presiden 2026 bisa mengurangi risiko perjalanan bagi tim yang lolos. Dengan semifinal dan final berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, seluruh peserta mendapat kondisi perjalanan yang relatif sama.

“Bukan hanya karena siapa yang bertanding. Tapi juga karena jadwal yang akan mepet antara semifinal dan final,” ujar Azrul Ananda.

Ia menegaskan penggunaan venue yang sama menjadi langkah penting karena jeda pertandingan hanya dua hari. Tim yang melaju ke final tidak perlu kembali melakukan perjalanan dari satu kota ke kota lain sehingga persiapan menuju pertandingan puncak bisa lebih optimal.

“Jadi kedua babak itu sebaiknya di tempat yang sama, sehingga tidak ada satu pun tim yang dirugikan karena perpindahan lokasi,” lanjutnya.

Empat tim yang akan bertarung di semifinal Piala Presiden 2026 adalah Persib Bandung, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan Persija Jakarta. Persib Bandung berstatus juara Grup A akan menghadapi Persija Jakarta sebagai runner-up Grup B, sedangkan Persebaya Surabaya selaku juara Grup B bertemu Arema FC yang finis sebagai runner-up Grup A.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore