
Benny Van Breukelen saat melatih Persebaya. Benny kembali ke Surabaya. Namun, mantan pelatih kiper Persebaya dan Timnas Indonesia itu kini bergabung dengan klub Liga 2 yang diduga akan bermarkas di Kota Pahlawan. (Dok. JP)
JawaPos.com - Nama Benny Van Breukelen kembali menjadi perbincangan di Surabaya. Mantan pelatih kiper Persebaya itu kembali ke Kota Pahlawan, tetapi kali ini bukan untuk bergabung dengan Green Force.
Benyamin "Benny" Van Breukelen mencuri perhatian publik sepak bola Surabaya. Sosok yang pernah menghabiskan lima musim sebagai pelatih kiper Persebaya itu kini kembali ke Kota Pahlawan, tetapi bukan untuk memperkuat mantan klubnya.
Dari sumber yang dihimpun JawaPos.com, Benny dikabarkan menjadi bagian dari jajaran tim kepelatihan salah satu klub Championship yang kabarnya akan bermarkas di Surabaya. Meski belum kembali ke Persebaya, kehadirannya semakin menegaskan kedekatan pria berdarah Belanda tersebut dengan kota yang memiliki banyak kenangan dalam perjalanan kariernya.
Hubungan Benny dengan Surabaya sebenarnya sudah terjalin jauh sebelum menjadi pelatih Persebaya. Saat masih aktif bermain, ia pernah memperkuat NIAC Mitra Surabaya dan menjadi bagian dari tim yang meraih gelar juara Kompetisi Galatama musim 1987/1988.
Baca Juga:Persebaya vs Arema FC Bukan Sekadar Derby, Piala Presiden Jadi Ujian Menuju Juara Super League
Lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 4 Mei 1963, Benny dikenal sebagai salah satu penjaga gawang terbaik Indonesia pada era Galatama hingga awal Liga Indonesia.
Selama berkarier sebagai pemain profesional, ia membela sejumlah klub besar, mulai Tempo Utama, Tunas Inti, NIAC Mitra Surabaya, Arseto Solo, Persijatim, hingga Persija Jakarta. Ia juga menjadi andalan Timnas Indonesia sepanjang era 1980-an hingga awal 1990-an.
Usai pensiun sebagai pemain, Benny memilih melanjutkan kiprahnya di dunia sepak bola sebagai pelatih kiper.
Karier tersebut dimulai pada akhir 1990-an sebelum akhirnya dipercaya menangani penjaga gawang di berbagai klub, seperti PSPS Pekanbaru, Arema, Persiba Bantul, Persiku Kudus, Persela Lamongan, PS TNI, Persebaya Surabaya, dan Persita Tangerang.
Pengalamannya tidak hanya terbatas di level klub. Benny juga pernah dipercaya menjadi pelatih kiper Timnas Indonesia U-19, U-23, serta tim nasional putri.
Baca Juga:Bernardo Tavares Protes Venue Semifinal Piala Presiden, Nilai Persebaya Diperlakukan Tidak Adil
Reputasi Benny sebagai pelatih kiper ikut dibangun lewat keberhasilannya melahirkan sejumlah penjaga gawang berkualitas. Salah satu yang paling menonjol ialah Ernando Ari, yang berkembang menjadi kiper utama Persebaya sekaligus Timnas Indonesia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022