Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Agustus 2026 | 18.34 WIB

Nadeo dan Rizky Ridho Jadi Saksi Kemenangan Terakhir Timnas Indonesia atas Singapura di Piala AFF

Pesepak bola Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani saat pertandingan melawan Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Timnas Indonesia hanya menyisakan Nadeo Argawinata dan Rizky Ridho dari skuad yang mengalahkan Singapura pada Piala AFF 2021. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pesepak bola Timnas Indonesia Rizky Ridho Ramadhani saat pertandingan melawan Oman dalam laga FIFA Match Day di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026). Timnas Indonesia hanya menyisakan Nadeo Argawinata dan Rizky Ridho dari skuad yang mengalahkan Singapura pada Piala AFF 2021. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Lima tahun setelah kemenangan dramatis atas Singapura di Piala AFF 2021, wajah Timnas Indonesia hampir sepenuhnya berganti. Hanya Nadeo Argawinata dan Rizky Ridho yang masih bertahan dari skuad pemenang tersebut dan kini kembali memikul harapan Garuda dalam duel penentuan menuju semifinal Piala AFF 2026.

Kini, Indonesia menghadapi laga hidup mati saat bertemu Singapura pada matchday terakhir Grup A ASEAN Championship 2026 atau Piala AFF 2026, Jumat (7/8) malam di Jalan Besar Stadium, Kallang. Tim Garuda wajib meraih kemenangan untuk memastikan langkah ke babak semifinal.

Situasi tersebut membuat tekanan berada di kubu Indonesia. Sebaliknya, Singapura hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan tiket ke empat besar.

Singapura sementara berada di posisi kedua klasemen Grup A dengan tujuh poin hasil dua kemenangan dan satu kali imbang. Tim asuhan Gavin Lee mencetak empat gol dan baru kebobolan satu kali.

Indonesia berada tepat di bawahnya dengan enam poin dari dua kemenangan dan satu kekalahan. Rizky Ridho dkk telah mencetak delapan gol, tetapi juga sudah empat kali kebobolan.

Pelatih Indonesia John Herdman menyadari timnya datang dalam situasi yang tidak ideal setelah kalah telak 0-3 dari Vietnam pada pertandingan sebelumnya di Bogor.

"Mereka (Singapura) akan menghadapi tim Indonesia yang sedang terluka dan sangat lapar untuk bangkit," ujar Herdman sebagaimana diberitakan Antara.

"Kami sudah bersama selama sekitar 33 hari. Selama periode itu kami membangun rasa persaudaraan, membentuk identitas taktik, dan memperkuat kebersamaan. Karena itu, turnamen ini menjadi ajang untuk menguji para pemain domestik Indonesia. Itulah tujuan utamanya," lanjut Herdman.

Meski berada dalam tekanan, Indonesia memiliki modal positif dari catatan pertemuan. Berdasarkan data 11v11, kedua tim telah bertemu 59 kali di berbagai ajang.

Indonesia mendominasi dengan 30 kemenangan. Singapura meraih 19 kemenangan, sedangkan 10 pertandingan lainnya berakhir imbang.

Editor: Hendra
Tags

Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore