
Pesepak bola Timnas Indonesia berebut bola udara dengan pemain Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (3/8/2026). Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026 memantik evaluasi. Pengamat menilai kegagalan tersebut sudah sistematis. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com - Kegagalan Timnas Indonesia lolos ke semifinal Piala AFF 2026 memantik perhatian banyak pihak. Salah satunya pengamat sepak bola nasional Haris Pardede alias Bung Harpa. Dia menilai kegagalan tersebut tak semata-mata disebabkan oleh buruknya hasil pertandingan, tetapi menunjukkan adanya persoalan yang lebih mendasar dalam sepak bola Indonesia.
Harpa menilai permainan Indonesia saat menghadapi Singapura tidak mencerminkan tim yang siap mengambil takhta juara.
Menurut dia, secara individu, Indonesia memiliki pemain yang lebih baik dibandingkan Singapura. Namun, Singapura mampu tampil lebih ngotot, sedangkan Indonesia gagal memaksimalkan penguasaan bola.
"Yang pasti mengecewakan. Bukan hanya soal hasil, tetapi permainan. Kita sudah disuguhkan dengan materi yang mungkin paling bagus sepanjang sejarah, tetapi kita enggak bisa memaksimalkan pertandingan tadi malam (kemarin malam, red)," ujar Harpa kepada Jawa Pos.
Menurut Harpa, evaluasi tidak boleh berhenti pada posisi pelatih John Herdman. Persoalan sepak bola Indonesia, kata dia, sudah menyentuh fondasi yang lebih luas. Mulai dari pembinaan usia dini, kompetisi profesional dan amatir, kebijakan naturalisasi, hingga federasi.
Apalagi, kegagalan di Piala AFF bukan menjadi satu-satunya hasil buruk Indonesia dalam beberapa tahun terakhir.
"Ini sudah kegagalan yang sistematis. Evaluasinya juga harus sistematis, jangan hanya untuk mencari kambing hitam," tegasnya.
Harpa juga mengingatkan agar kegagalan di Piala AFF tidak langsung ditutup dengan harapan Indonesia akan bangkit pada FIFA ASEAN Cup.
Sementara itu, Presiden Forum Komunikasi Suporter Indonesia Richard Achmad Supriyanto melihat persoalan lain yang turut berkontribusi terhadap kegagalan Indonesia.
Dia menilai persiapan dan kemampuan John Herdman membaca pertandingan perlu dievaluasi. Richard menyoroti kesalahan strategi saat menghadapi Vietnam, termasuk keterlambatan mengantisipasi permainan lawan dan melakukan rotasi pemain.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Belgia vs Prancis di Liga Nations UEFA: Les Bleus Unggul Tipis dari Tuan Rumah
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Georgia vs Ukraina di UEFA Nations League: Misi Berat Kvaratskhelia Cs di Kandang
Prediksi Skor Armenia vs Montenegro di Liga Nations UEFA: Hrabri Sokoli Bakal Sulitkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Turki vs Italia di Liga Nations UEFA: Kans Ay-Yıldızlılar Hentikan Perlawanan Azzurri
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Israel vs Irlandia di UEFA Nations League: The Green Army Curi Kemenangan Tandang
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Prancis vs Belgia: Tanpa Mbappe, Zidane Hadapi Ujian Berat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022