
Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho berebut bola dengan pemain Timnas Vietnam pada pertandingan Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (3/8/2026). Indonesia menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Timnas Indonesia satu grup dengan India, Malaysia, dan Singapura di Premier Division. (Salman Toyibi/Jawa Pos)
JawaPos.com – Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen sepak bola internasional perdana yang digelar FIFA untuk kawasan Asia Tenggara itu akan berlangsung pada 24 September hingga 4 Oktober 2026.
Ajang tersebut merupakan turnamen baru di bawah naungan FIFA dan digelar dalam periode FIFA international window. Indonesia menjadi tuan rumah Premier Division, sedangkan Challenge Division diselenggarakan di Hong Kong.
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berharap kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan Timnas Indonesia untuk mengejar prestasi. Menurut dia, status sebagai tuan rumah memberikan keuntungan tersendiri bagi skuad Garuda.
“Sebagai tuan rumah, kalau bisa tim nasionalnya juga berprestasi dengan baik. Ya, ini hal-hal yang tentu kita harapkan sebagai masyarakat sepak bola,” ujar Erick di Gedung Kemenpora kemarin (10/8).
Premier Division diikuti delapan tim. Selain Indonesia, terdapat Vietnam, Thailand, Filipina, Malaysia, Singapura, India, dan Pakistan. Indonesia tergabung di Grup A bersama India, Malaysia, dan Singapura. Sementara itu, Grup B dihuni Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.
Sementara itu, Challenge Division diikuti enam tim. Hong Kong, Myanmar, dan Brunei berada di Grup A. Grup B dihuni Kamboja, Laos, dan Timor Leste.
Tim teratas pada setiap grup bertemu pada pertandingan final untuk menentukan kampiun di divisinya. Tidak ada babak semifinal.
Erick menilai ajang ini menguntungkan Indonesia. Sebab, FIFA ASEAN Cup 2026 masuk kalender FIFA. Kondisi itu memungkinkan pemain yang berkarier di klub dalam maupun luar negeri dipanggil memperkuat timnas sesuai ketentuan pelepasan pemain FIFA.
“Khusus buat FIFA ASEAN, karena ini di kalender FIFA, kita bisa memberikan tim terbaik yang kita punya,” ungkap Ketua Umum PSSI itu.
Terkait venue, pertandingan akan digelar di Jawa Barat dan Jakarta. Jawa Barat menyiapkan Stadion Si Jalak Harupat sebagai event site. Selain itu, Stadion ITB, Arcamanik, Sidolig, Stadion Unpad, serta IPDN Jatinangor menjadi stadion pendukung.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022