Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 September 2026 | 18.04 WIB

Persebaya Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Pulang dari Lampung Harus Tempuh Perjalanan Panjang

Rombongan Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan darat, laut, dan kereta untuk kembali ke Surabaya setelah penerbangan dari Lampung terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dok. Persebaya) - Image

Rombongan Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan darat, laut, dan kereta untuk kembali ke Surabaya setelah penerbangan dari Lampung terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus menempuh perjalanan darat, laut, dan kereta untuk kembali ke Surabaya setelah penerbangan dari Lampung terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK).

Kondisi tersebut terjadi seusai Green Force bermain imbang 1-1 melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Sabtu (5/9/2026) sore WIB.

Persebaya Surabaya Tak Bisa Pulang Langsung dengan Pesawat

Kepulangan Persebaya Surabaya dari Bandar Lampung terkendala penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di ruang udara yang dilalui jalur penerbangan.

Situasi tersebut membuat perjalanan Green Force menuju Surabaya harus menggunakan kombinasi bus, kapal, dan kereta api.

Rute kepulangan Persebaya Surabaya dimulai dengan perjalanan menggunakan bus dari Bandar Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni.

Setelah itu, rombongan akan menyeberang menggunakan kapal menuju Merak sebelum melanjutkan perjalanan darat ke Jakarta.

Setibanya di Jakarta, rombongan Persebaya Surabaya dijadwalkan melanjutkan perjalanan menggunakan bus menuju Gambir. Dari Stasiun Gambir, perjalanan terakhir menuju Surabaya ditempuh menggunakan kereta api.

Rencana rute tersebut disampaikan Manajer Persebaya Surabaya, Sidiq Maulana Tualeka, pada Minggu (6/9/2026), sekaligus menggambarkan panjangnya perjalanan yang harus dilewati skuad Green Force setelah pertandingan perdana Super League 2026/2027.

"Bus sampai ke Bakauheni, (lalu naik) kapal ke Merak. Kemudian (naik) bus ke Gambir, (dan terakhir naik) kereta ke Surabaya," ujar Sidiq Maulana Tualeka, Minggu (6/9/2026).

Erupsi Gunung Anak Krakatau Ganggu Penerbangan Lampung

Gangguan penerbangan terjadi setelah erupsi Gunung Anak Krakatau memicu penyebaran abu vulkanik di ruang udara yang dilewati sejumlah jalur penerbangan.

Editor: Hendra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore