Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 24 September 2026 | 18.03 WIB

Java United Respons Dugaan Diskriminasi Terhadap STY, Serahkan Kasus ke Komdis PSSI

Java United FC resmi menjadi identitas baru Malut United dan akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Super League 2026/2027. (Instagram @java.utd) - Image

Java United FC resmi menjadi identitas baru Malut United dan akan bermarkas di Stadion Jatidiri, Semarang, pada Super League 2026/2027. (Instagram @java.utd)

JawaPos.com - Kubu Java United memberikan respons terkait dugaan diskriminasi terhadap pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. Manajemen tim berjuluk Laskar Kepodang Emas tersebut menyerahkan sepenuhnya ke Komdis PSSI.

Kejadian kurang mengenakkan terjadi saat Persija Jakarta bungkam Java United 1-0 dalam lanjutan Super League 2026/2027 di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (19/9) lalu.

Selepas laga, viral video di media sosial yang meperlihatkan Direktur Teknik Java United, Achmad Resal, menyebut Shin Tae-yong sebagai ‘pendatang’. Ucapan tersebut memantik reaksi dari warganet karena dinilai diskriminasi terhadap mantan pelatih Timnas Indonesia tersebut.

Selain dugaan diskriminasi tersebut, terdapat pula dugaan insiden kericuhan di lorong pemain setelah pertandingan berakhir. Hanya saja, kejadian tersebut belum terkonfirmasi kebenarannya.

Terkait kejadian tersebut, Java United pun akhirnya buka suara. Mereka sangat menyayangkan insiden yang terjadi setelah pertandingan melawan Persija Jakarta.

“Atas kejadian dan kericuhan, dengan segala pemicu dan penyebab keributan, saat pertandingan Persija vs Java United di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, pada Sabtu (19/9/2026), kami menyayangkan hal tersebut,” bunyi pernyataan Java United, dikutip Kamis (24/9).

Java United memilih menyerahkan sepenuhnya kasus tersebut kepada Komdis PSSI. Mereka menyebut insiden tersebut terjadi karena adanya pemicu yang dinilai dapat menjadi pertimbangan Komdis PSSI dalam mengambil keputusan.

“Kami menyerahkan sepenuhnya segala proses penyelesaian masalah dan kejadian tersebut kepada Komite Disiplin (Komdis) PSSI,” terang Java United.

“Kami yakin, setiap kejadian ada penyebab dan pemicunya yang dapat menjadi pertimbangan dalam pengambilan keputusan oleh Komdis,” pungkasnya.

Editor: Banu Adikara
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022

Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore