
John Herdman mewaspadai Singapura jelang FIFA ASEAN Cup 2026. Ia menyoroti pengalaman, organisasi taktik, dan mentalitas The Lions. (Dok. PSSI)
JawaPos.com - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman mewaspadai kekuatan Singapura jelang duel perdana Grup A Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026. Menurutnya, pengalaman kolektif dan organisasi taktik The Lions bisa membuat skuad Garuda kesulitan.
Timnas Indonesia akan menghadapi Singapura di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB. Pertandingan tersebut menjadi laga perdana kedua tim di FIFA ASEAN Cup 2026.
Bagi Indonesia, duel ini juga menjadi kesempatan untuk membalas hasil imbang 1-1 saat menghadapi Singapura pada fase grup Piala AFF 2026. Hasil tersebut membuat skuad Garuda gagal melaju ke fase gugur.
Herdman mengaku mendapat pelajaran penting dari pertemuan tersebut. Pelatih asal Inggris itu menilai Singapura memiliki organisasi taktik yang solid dan kekompakan yang sudah terbangun cukup lama di bawah asuhan Gavin Lee.
“Pelajaran besar yang kami dapat dari pertandingan tersebut adalah bahwa Singapura merupakan tim yang memiliki daya juang tinggi. Mereka sangat solid secara taktik dan merupakan kelompok pemain yang sudah bermain bersama di bawah pelatih yang sama setidaknya selama satu setengah tahun,” kata Herdman dalam konferensi pers, Kamis (24/9/2026).
Menurut Herdman, pengalaman bermain bersama dalam waktu lama membuat para pemain Singapura memiliki pemahaman yang kuat terhadap permainan, taktik, dan sistem yang diterapkan.
“Artinya, mereka memiliki banyak waktu untuk bermain bersama dan saling memahami, baik dari segi permainan, taktik, maupun sistem yang diterapkan. Jika melihat kualitas, mereka merupakan salah satu tim paling berpengalaman di turnamen ini,” ujarnya.
Herdman mengakui Indonesia memiliki keunggulan dari sisi nilai pasar pemain. Namun, menurutnya, kualitas tersebut harus diikuti pengalaman dan kemampuan membangun permainan sebagai sebuah tim.
“Jika melihat jumlah penampilan bersama tim nasional, mereka berada di jajaran teratas. Kami mungkin memiliki keunggulan dari sisi nilai pasar pemain, tetapi nilai tersebut hanya akan berarti jika didukung pengalaman, kualitas, dan kemampuan untuk menyatukan semuanya di lapangan,” lanjut Herdman.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022