
Persik Kediri dalam sesi latihan. (Dok. I.League)
JawaPos.com - Persik Kediri memanfaatkan jeda kompetisi Super League 2026/2027 untuk meningkatkan kondisi fisik para pemain. Masa istirahat kompetisi bertepatan dengan agenda FIFA Matchday September-Oktober yang membuat aktivitas liga terhenti sementara.
Jeda tersebut dimanfaatkan Persik untuk mempersiapkan skuad menghadapi lanjutan kompetisi. Setelah bermain imbang 1-1 di markas Arema FC pada pertandingan terakhir, Bayu Otto dan kawan-kawan sempat mendapatkan waktu libur selama empat hari.
Skuad Macan Putih kemudian kembali berkumpul dan langsung menjalani program latihan fisik. Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, menjadikan pekan pertama setelah libur sebagai momentum untuk meningkatkan kebugaran pemain.
Menurut Marcos, kondisi fisik skuadnya sebenarnya sudah cukup baik. Namun, masih ada ruang untuk meningkatkan kemampuan tersebut agar para pemain bisa mencapai kondisi yang lebih ideal ketika kompetisi kembali bergulir.
“Kami memanfaatkan pekan ini untuk mengembangkan kondisi fisik. Kami ingin meningkatkan hal yang sudah bagus sampai menemukan titik peak performa,” ujar Marcos.
Pelatih asal Spanyol itu memang membutuhkan pemain dengan kondisi fisik yang prima. Pasalnya, Marcos ingin Persik menerapkan permainan dengan intensitas tinggi, baik ketika bertahan maupun saat membangun serangan.
Karakter tersebut sudah mulai terlihat dalam tiga pertandingan awal Persik musim ini. Macan Putih berusaha tampil agresif ketika menyerang sekaligus bermain dengan intensitas tinggi saat melakukan tekanan dan bertahan.
“Kami ingin menjadi tim yang konsisten dengan intensitas tinggi. Pemain harus punya fisik tangguh untuk bertahan dan menyerang. Untuk itu kami membutuhkan sebuah tim dalam kondisi terbaik,” jelasnya.
Menariknya, meski sempat menjalani libur selama beberapa hari, kondisi fisik pemain Persik tetap terjaga. Hal itu terlihat dari hasil tes yang dilakukan tim pelatih.
Baca Juga:Ragnar Oratmangoen Cetak Gol Cepat, Timnas Indonesia Unggul 1-0 atas Singapura di Babak Pertama
Marcos menyebut Imanol Garcia dan Ernesto Gomez menjadi dua pemain dengan catatan terbaik dalam tes fisik tersebut. Imanol juga sebelumnya menunjukkan hasil positif dalam tes pramusim.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Prediksi Skor Hong Kong vs Laos di FIFA ASEAN Cup: Duel Seru Berpotensi Imbang di Kai Tak Stadium
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu
Prediksi Skor Bulgaria vs Luksemburg: Duel Ketat, Tuan Rumah Diunggulkan
Prediksi Skor Kamboja vs Myanmar di FIFA ASEAN Cup: Singa Asia Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Kuwait vs Irak di Arabian Gulf Cup: Laga Sengit Rawan Berakhir Imbang
Prediksi Skor Makedonia Utara vs Swiss di Liga Nations UEFA: Nati Pesta Gol di Kandang Lawan
Prediksi Skor Lithuania vs Azerbaijan di UEFA Nations League: Duel Ketat Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Slovenia vs Skotlandia: Sesko Absen, Era Baru Pocognoli Dimulai di Ljubljana

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022