
Pelatih Sepak Bola Indra Sjafri, memberikan arahan saat kegiatan "Football Coaching Clinic bersama Pelatih Indra Sjafri", di Stadion Mini Kalibaru, Jakarta Utara, Sabtu (18/4/2026). Indra memberikan penilaian atas penampilan Timnas Indonesia vs Malaysia. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com - Mantan pelatih Timnas Indonesia, Indra Sjafri, memberikan nilai enam untuk sistem permainan skuad Garuda saat bermain imbang kontra Malaysia pada laga kedua Grup A FIFA ASEAN Cup 2026.
Timnas Indonesia bermain imbang 0-0 saat menghadapi Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (28/9). Hasil yang cukup disayangkan, namun layak mendapat apresiasi karena skuad Garuda bermain dengan 10 pemain sejak menit ke-37 setelah Thom Haye diganjar kartu merah.
Indra Sjafri menilai mentalitas pemain Timnas Indonesia layak mendapatkan nilai besar dalam laga bertajuk Derby Serumpun tersebut. Namun secara sistem permainan, menurutnya, tim asuhan John Herdman itu masih perlu ditingkatkan agar tampil lebih baik lagi di laga berikutnya.
Baca Juga:Kevin Diks hingga Maarten Paes! Simak Pesan 3 Pemain Timnas Indonesia Usai Imbang Lawan Malaysia
"Nilai saya, 7,5 untuk mental, 6 untuk sistem. Kalau dengan 10 pemain sejak menit 37 sampai 90 lebih, kita tidak kebobolan, itu luar biasa. Itu menunjukkan mental dan perjuangan yang sangat kuat," kata Indra Sjafri dalalm keterangan resmi PSSI, Selasa (29/9/2026).
Indra Sjafri menjelaskan, sistem permainan Timnas Indonesia perlu dibenahi karena lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di lini belakang setelah bermain dengan 10 pemain. Meski strategi tersebut menjadi solusi ketika kalah jumlah pemain, masih ada sejumlah aspek yang perlu dikembangkan.
"Untuk sistem saya beri enam. Kenapa? Karena kita lebih banyak bertahan dan menumpuk pemain di belakang. Itu memang bisa menjadi solusi dalam situasi seperti ini, tetapi masih ada yang harus kita perbaiki," terang eks pelatih Timnas Indonesia itu.
"Yang paling penting, saya memberikan apresiasi kepada pemain. Mereka berjuang, disiplin dan tidak menyerah. Itu harus kita hargai," lanjutnya.
Indra Sjafri menilai hasil melawan Malaysia harus menjadi bahan evaluasi bagi Timnas Indonesia untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah kemampuan tim dalam mengatasi situasi ketika kehilangan pemain sekaligus tetap mampu keluar dari tekanan lawan.
"Setelah itu baru kita evaluasi. Bagaimana kalau menghadapi lawan dengan kualitas yang berbeda? Bagaimana ketika kita kehilangan satu pemain? Bagaimana tim tetap bisa keluar dari tekanan dan melakukan pressing? Itu yang harus terus dikembangkan," papar dia.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Skor Lithuania vs Andorra, Laga Persahabatan: Tuan Rumah Berpeluang Menang
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat
Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Skor Azerbaijan vs Liechtenstein di Liga Nations UEFA: Milli Menang Tipis Kejar Promosi
Prediksi Skor Wales vs Norwegia di Liga Nations UEFA: The Vikings Menang Tipis
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022