
Mayapada Hospital Surabaya berkolaborasi dengan Persebaya Surabaya mengajak Bonita meningkatkan kesadaran deteksi dini kanker payudara melalui edukasi, pemeriksaan kesehatan, dan dukungan bagi penyintas. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Sebanyak 66.271 kasus baru kanker payudara tercatat di Indonesia sepanjang 2022 berdasarkan data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN). Angka tersebut setara dengan sekitar 30,1 persen dari seluruh kasus baru kanker pada perempuan.
Besarnya angka tersebut menjadi pengingat pentingnya deteksi dini kanker payudara. Menyikapinya, Mayapada Hospital Surabaya berkolaborasi dengan Persebaya Surabaya mengajak Bonita meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan dalam momentum Breast Cancer Awareness Month pada Oktober 2026.
Kampanye ini dilakukan melalui edukasi kesehatan, pemeriksaan medis, hingga dukungan kepada penyintas kanker. Kolaborasi tersebut diharapkan mendorong perempuan lebih mengenali kondisi tubuh dan tidak menunda pemeriksaan ketika menemukan perubahan pada payudara.
Prof. Dr. dr. S. Ugroseno Yudho Bintoro, Sp.PD-KHOM, FINASIM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Medik Mayapada Hospital Surabaya, menegaskan pentingnya mengenali kanker payudara sejak stadium awal.
"Kanker payudara yang terdeteksi pada stadium awal memiliki peluang keberhasilan pengobatan yang lebih baik," beber Prof. Ugroseno.
Menurut dia, pilihan penanganan kanker payudara kini semakin berkembang. Selain kemoterapi, pasien dapat memperoleh terapi hormonal, terapi target, hingga imunoterapi sesuai karakteristik kanker dan kondisi masing-masing.
"Dengan deteksi dini dan pemilihan terapi yang tepat, peluang keberhasilan pengobatan serta kualitas hidup pasien dapat semakin ditingkatkan," ujarnya.
Deteksi dini dapat dimulai dengan mengenali perubahan pada payudara. Perempuan dianjurkan tidak mengabaikan kondisi yang terasa berbeda dan berkonsultasi dengan tenaga medis untuk menentukan langkah pemeriksaan yang sesuai.
Salah satu langkah awal yang dapat dilakukan adalah SADARI atau Pemeriksaan Payudara Sendiri. Selain itu, terdapat SADANIS atau Pemeriksaan Payudara Klinis oleh tenaga medis, serta pemeriksaan penunjang seperti mammografi dan USG payudara.
Pemilihan jenis pemeriksaan perlu mempertimbangkan usia, faktor risiko, dan rekomendasi dokter. Karena itu, konsultasi dengan tenaga medis penting agar pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing perempuan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Brighton vs Crystal Palace di Liga Inggris: The Seagulls Kunci Kemenangan di Derby M23
Prediksi Skor Persebaya vs PSS Sleman: Green Force Diunggulkan, Elang Jawa Tak Bisa Diremehkan
Prediksi Skor Persib vs Persik di Super League: Pangeran Biru Susah Payah Jinakkan Macan Putih
Prediksi Skor Lyon vs Nice: Les Gones Buru Kemenangan demi Melesat ke 3 Besar Klasemen Ligue 1
Celios Benarkan Akuisisi Saham BYAN Salah Satu Sebab Pasar Saham RI Terancam Downgrade
Francisco Rivera dan Matheus Lagoa Absen, Persebaya Surabaya Tetap Pede Pecundangi PSS Sleman
Prediksi Skor Juventus vs Lazio: Biancocelesti Bakal Merepotkan Tuan Rumah di Allianz Stadium
Prediksi Skor Nottingham Forest vs Arsenal: Ujian Ketajaman Lini Serang Skuad Mikel Arteta
Prediksi Skor Persib Bandung vs Persik Kediri: Marcos Reina Tak Mau Anggap Remeh
Prediksi Skor Leeds United vs Manchester United: Lisandro Martinez Sulit Masuk Starter

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022