
Indonesia kalah 2-4 dari Thailand
JawaPos.com - Keputusan Bima Sakti memainkan Awan Setho ketimbang Andritany Ardhiyasa di laga Indonesia melawan Thailand, Sabtu (17/11) kemarin mendapat kritik pedas dari banyak pihak. Bima Sakti selaku pelatih tim dinilai blunder sebab penampilan Awan Setho jauh dari kata memuaskan.
Kiper Bhayangkara FC tersebut kecolongan empat gol di Stadion Rajamangala. Hasil itu menyulitkan langkah Indonesia untuk maju ke babak semifinal.
Mendengar kritik masyarakat, Bima Sakti akhirnya buka suara. Ia menjelaskan alasannya menyimpan Andritany dan lebih memilih memainkan Awan Setho.
"Kami melihat Andritany sudah main dua kali full saat lawan Singapura dan Timor Leste. Lagipula kami lihat perkembangan Awan Setho sangat baik selama latihan," jelasnya.
Namun sayang, Awan Setho gagal menyelamatkan gawang Indonesia. Di laga tersebut, Skuad Garuda keok dengan skor 2-4.
"Kami sempat bangkit ketika mencetak gol kedua, namun sudah terlambat. Thailand bermain bagus dan sulit untuk membongkar lini pertahanan mereka," sesal Bima Sakti.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Hasil Piala Presiden: Persib Bandung vs Persebaya Surabaya 1-1, Lanjut ke Extra Time!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Misi John Herdman Demi Semifinal!
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Senpi hingga Narkoba di Sekolah Swasta di Jaksel Ternyata Milik Eks Ketua Yayasan
