
Kericuhan yang melibatkan pemain Argentina dan Spanyol setelah final Piala Dunia FIFA 2026 (Bein Sports)
JawaPos.com – Gelandang Spanyol, Gavi, akhirnya memberikan tanggapan mengenai insiden perkelahian yang terjadi setelah final Piala Dunia 2026 antara Spanyol dan Argentina.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Jum'at (24/7), Kericuhan pecah sesaat setelah peluit akhir dibunyikan ketika para pemain kedua tim terlibat aksi saling dorong di tengah perayaan gelar juara Spanyol. Insiden tersebut kini masih dalam penyelidikan Komite Disiplin FIFA.
Gavi mengaku tidak mendukung pemberian hukuman skorsing kepada para pemain yang terlibat dalam kericuhan tersebut.
Menurutnya, insiden seperti itu merupakan bagian dari tingginya tensi pertandingan sebesar final Piala Dunia, meskipun ia mengakui peristiwa tersebut bukan contoh yang baik bagi para pendukung, khususnya anak-anak.
Gavi menilai hukuman yang diberikan di lapangan sudah cukup tanpa perlu sanksi tambahan setelah turnamen berakhir.
Kericuhan bermula ketika para pemain cadangan Spanyol memasuki lapangan untuk merayakan kemenangan. Nahuel Molina dan Rodri menjadi pemain pertama yang terlibat adu dorong sebelum situasi meluas dan melibatkan sejumlah pemain lain, termasuk Leandro Paredes, Eric García, Dani Olmo, Gavi, serta Thiago Almada.
Staf pelatih dan petugas keamanan akhirnya berhasil meredakan situasi sebelum konflik semakin membesar.
FIFA saat ini masih mengumpulkan bukti berupa rekaman pertandingan, laporan wasit, dan dokumen pendukung lainnya sebelum mengambil keputusan.
Sesuai Kode Disiplin FIFA, pemain yang terbukti melakukan tindakan kekerasan dapat dikenai hukuman skorsing apabila pelanggaran dinilai memenuhi ketentuan yang berlaku.
Hingga kini, belum ada keputusan resmi mengenai sanksi terhadap pemain yang terlibat dalam insiden tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Daftar Lengkap Korban Tenggelamnya Kapal Virgo Transport 8 yang Berhasil Dievakuasi
Profil Anthony Xie, Suami Audi Marissa yang Digugat Cerai: Beberapa Tahun Berkarier di Taiwan-China
Prediksi Skor Genoa vs Sudtirol di Coppa Italia: Grifone Berburu Gol di Stadio Ferraris
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Bursa Skor Shamal vs Al Ittihad di Liga Champions Asia, Peluang Tim Tamu Kuasai Tanah Arab
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Espanyol di Liga Spanyol: Misi Berat Emil Audero di Kandang
Prediksi Skor Villarreal vs Real Betis di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Sebut MBG Tak Bermasalah, Sudaryono: Yang Bikin Ramai Guru, Ortu, Wartawan, Hingga LSM
Prediksi Skor Reading vs Brentford di Carabao Cup: The Bees Bakal Sengat Tuan Rumah
Prediksi Skor Torino vs Roma di Liga Italia: Giallorossi Siap Obrak-abrik Markas Il Toro

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022