JawaPos Radar

Final Piala AFF U-16 2018

Raih Gelar Top Skor, Striker Timnas U-16 Catat Sejarah Baru

11/08/2018, 22:01 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
Piala AFF U-16, Timnas U-16 Indonesia, Timnas Indonesia U-16, timnas u-16
Striker Timnas Indonesia U-16, Amiruddin Bagus Kahfi (Dipta Pratomo/JawaPos)
Share this

JawaPos.com – Nama Amiruddin Bagus Kahfi sedang menjadi buah bibir. Striker Tim Nasional Indonesia U-16 tersebut memuncaki daftar top skor setelah mengukir 12 gol di Piala AFF U-16 2018.

Pemuda kelahiran Magelang ini pada awalnya bukan pilihan utama di skuad Indonesia. Bagus hanya menjadi pelapis Sultan Zico pada laga perdana melawan Filipina, Minggu (29/7) lalu. Saat itu ia baru dimainkan pada menit ke-61.

Namun sejak pertandingan itulah nama Bagus mulai dikenal oleh pecinta sepak bola nasional. Saudara kembar Amiruddin Bagas Kaffa itu konsisten mencetak dua gol pada empat pertandingan di babak penyisihan grup.

Sedangkan pada pertandingan terakhir Grup A melawan Kamboja, Bagus memborong tiga gol sekaligus. Bagus pula lah yang menjadi penentu kemenangan Indonesia pada pertandingan semifinal melawan Malaysia, Kamis (9/8) malam.

Sebiji golnya yang lahir dari eksekusi penalti, cukup untuk membawa Indonesia berjumpa Thailand pada final Piala AFF U-16 2018, Sabtu (11/8) malam ini. Bagus akhirnya terpilih sebagai top skorer berkat 12 golnya sepanjang turnamen.

Apa yang dicapai Bagus di turnamen ini sekaligus mematahkan rekor yang dicatat dua pemain Australia, John Roberts dan Mark Moric. Roberts dan Moric adalah top skorer Piala AFF U-16 2015 dengan koleksi delapan gol.

Setahun berikutnya, Roberts kembali menjadi top skorer di Piala AFF U-16 2016 dengan delapan gol. Saat ini Roberts bergabung dengan Western Sydney. Sementara Moric adalah penggawa Newcastle Jets.

Dalam perbincangan dengan JawaPos.com, Bagus mengaku tidak pernah memiliki target untuk meraih gelar individual. Menurutnya, yang terpenting adalah membawa Indonesia berprestasi di ajang mana pun. Termasuk Piala AFF U-16 2018.

"Jujur, saya tidak ada target harus mencetak gol di setiap pertandingan. Yang saya targetkan hanya bisa berkontribusi kepada tim dan menang," ungkap pemain muda berambut ikal itu.

Sebagai pesepak bola, Bagus sadar betul pentingnya menjaga kondisi. Ia selalu berusaha hidup teratur. Apalagi jeda pertandingan di Piala AFF U-16 2018 hanya sehari. "Harus benar-benar memaksimalkan waktu istirahat," akunya.

Selain itu, ia tak pernah lupa untuk meminta doa restu dari kedua orang tuanya. Menelepon orang tua menjadi ritual wajibnya sebelum merumput. "Biasanya saya berdoa dan pasti telepon orang tua untuk meminta doa mereka," tutup Bagus.

(saf/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up