
Prof. Angel Damayanti dilantik sebagai Rektor UKI periode 2026-2030 pada Jumat (13/2). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com–Universitas Kristen Indonesia (UKI) resmi memulai babak baru. Yayasan Universitas Kristen Indonesia (YUKI) melantik Prof. Angel Damayanti, S.IP., M.Si., M.Sc., Ph.D., sebagai Rektor UKI periode 2026-2030 pada Jumat (13/2).
Prosesi pelantikan dipimpin Ketua Pengurus Yayasan UKI Dr. David Maruhum Lumban Tobing di Auditorium Grha William Soerjadjaya, Jakarta. Prof. Angel bukan sosok sembarangan. Dia adalah pakar keamanan global yang sebelumnya dikenal sebagai Panelis Debat Capres 2024.
Karir Prof. Angel mencerminkan dedikasi tinggi di dunia akademik dan praktisi. Selain menjabat sebagai Analis Utama dan Reviewer di BNPT, dia juga aktif mengajar di lembaga elit seperti STIK/PTIK dan Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN).
Sebagai alumni Hubungan Internasional UKI, perjalanan Prof. Angel dari mahasiswa hingga menjadi Guru Besar dan kini Rektor adalah bukti nyata kualitas kaderisasi di kampus legendaris ini. Dia sering menjadi rujukan bagi berbagai kementerian dan forum diplomatik internasional.
Dunia pendidikan saat ini dihantam gelombang teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang masif. Menjawab tantangan tersebut, Prof. Angel meluncurkan visi operasional UKI EMAS (Empowerment, Meaningful, Agile, Sustainable).
Dalam pidato perdananya, dia menegaskan bahwa kepemimpinan ini adalah panggilan pelayanan yang sejalan dengan motto kampus, Melayani, bukan dilayani.
”UKI tidak hanya mengejar peringkat, tetapi makna,” tegas Prof. Angel.
Ke depan, UKI di bawah komando Prof. Angel akan fokus pada empat pilar utama. Yakni penguatan SDM dengan meningkatkan kualitas dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Selain itu memberi manfaat nyata melalui riset dan pengabdian masyarakat yang berdampak langsung. Kemudian transformasi digital dengan percepatan teknologi digital secara bertanggung jawab.
”Dan keberlanjutan, membangun eco-smart campus yang peduli lingkungan dan stabil secara finansial,” papar Prof. Angel.
Dengan pengalaman lebih dari tujuh dekade, menurut dia, UKI terus memperkuat posisi sebagai kampus unggul berakreditasi nasional dan internasional. Kepemimpinan baru ini diharapkan membawa UKI semakin berdampak bagi gereja, bangsa, dan dunia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
