JawaPos Radar

Mundur dari Pelatnas, Hanna: Saya Betul-betul Merasa Disayang Sekali

02/06/2018, 20:46 WIB | Editor: Banu Adikara
Hanna Ramadini, PBSI
Hanna Ramadini memutuskan mundur dari pelatnas PBSI (Dok PBSI)
Share this image

JawaPos.com - Pebulu tangkis putri Hanna Ramadini akhirnya membenarkan bahwa dirinya memang mengajukan mundur dari pelatnas PBSI. Pengakuan ini sekaligus menjadi jawaban teka-teki apakah Hanna keluar dari PBSI karena mengundurkan diri, atau terkena degradasi.

"Saya memang mengajukan pengunduran diri dari pelatnas dan tinggal menunggu SK (surat keputusan, Red) dari PBSI," ujar Hanna, Sabtu (2/6).

Sebelumnya, beredar kabar bahwa Hanna keluar dari PBSI karena ingin meneruskan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Tak hanya itu, Hanna pun juga akan gantung raket selepas pergi dari PBSI.

Hal tersebut ternyata tidak sepenuhnya benar karena gadis 23 tahun asal Tasikmalaya, Jawa Barat itu rupanya belum mau meninggalkan bulu tangkis seutuhnya. Ada kemungkinan, Hanna masih akan bermain bulu tangkis sebagai pemain profesional independen.

"Sepertinya susah meninggalkan dunia bulu tangkis sepenuhnya. Mungkin prosesnya pelan-pelan. Soal masih main atau tidak (sebagai pemain profesionbal, Red), masih dalam pembicaraan dengan klub saya, Mutiara Cardinal Bandung," ujar Hanna lagi.

Meninggalkan PBSI pun sebetulnya diakui sangat berat dan sulit untuk Hanna. Namun, keinginan menata masa depan yang lebih baik akhirnya membulatkan tekadnya.

"Banyak sekali momen kebersamaan dengan teman-teman di pelatnas yang sangat membahagiakan. Saya bahkan sedih saat menjalani pertandingan terakhir di Kejuaraan Asia 2018 kemarin. Saat perpisahan kemarin, rasanya berkesan sekali. Saya betul-betul merasa disayang sekali hari itu," ujar Hanna penuh haru.

Bergabung di pelatnas PBSI sejak tahun 2013, Hanna sudah memberikan beberapa penghargaan untuk Indonesia seperti juara Vietnam International Challenge 2013, juara Swiss International Challenge 2014, medali medali perak SEA Games 2015, dan medali perunggu di Piala Sudirman 2015 serta Kejuaraan Beregu Asia 2018.

(kar/isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up