JawaPos Radar | Iklan Jitu

Aspal Buruk, Sirkuit Sentul Dianggap Terlalu Berbahaya

07 Desember 2018, 00:05:29 WIB | Editor: Bagusthira Evan Pratama
ARRC 2019, Sirkuit Sentul, Gupita Kresna
Sirkuit Sentul, Bogor, Jawa Barat dinilai memiliki aspal yang tidak bagus (Dok. JawaPos)
Share this

JawaPos.com - Dicoretnya Sirkuit Sentul dari kalender Asia Road Racing Championship (ARRC) musim depan membuat pembalap Indonesia, Gupita Kresna kecewa. Padahal di musim-musim sebelumnya, Indonesia merupakan langganan sebagai tuan rumah kompetisi tersebut.

Keputusan ini tidak terlepas dari kurang layaknya aspal di Sirkuit Sentul. Banyak bagian aspal yang tidak rata. Padahal Sentul merupakan sirkuit paling membanggakan yang dimiliki Indonesia.

"Sangat disayangkan Sentul tidak ada. Untuk rider luar memang menganggap aspal Sentul berbahaya, maka ditiadakan untuk musim 2019," ungkap Gupita di Gedung Kemenpora, Jakarta.

ARRC 2019, Sirkuit Sentul, Gupita Kresna
Pembalap ARRC Indonesia, Gupita Kresna (Bintang Rahmat/JawaPos.com)

Tidak hanya itu saja, adanya penambahan kelas baru di kompetisi ARRC turut menjadi alasan dicoretnya Sirkuit Sentul dari kalender. Tercatat pada musim 2019, akan ada kelas 1000cc pada kompetisi ARRC.

Alhasil kompetisi yang semula hanya berisi tiga kelas, akan bertambah menjadi empat kelas. Kelas tersebut terdiri dari UB150, AP250, SS600, dan 1000cc.

Dengan buruknya kondisi aspal ditambah fasilitas penunjang keselamatan yang minim, tentu akan sangat beresiko jika dipakai untuk kelas 1000cc. Pasalnya motor dengan kapasitas tersebut mampu melesat hingga lebih dari 280 km/jam.

Melihat kecepatan yang bisa dicapai, tentu membutuhkan kondisi lintasan yang bagus. Baik itu dari kualitas aspal maupun sarana penunjang keselamatan.

Meski demikian, Gupita mengaku tidak mempermasalahkan dicoretnya Sentul dari kalender ARRC 2019. Dia tetap optimis dapat memenangkan balapan meskipun Indonesia sudah tidak menjadi salah satu tuan rumah.

"Saya tidak terpengaruh. Karena saya dan Wawan bisa membuktikan podium pertama di Buriram, Thailand," ungkapnya dengam nada optimis.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up