JawaPos Radar

Kunjungi Latihan Atlet, Menpora Targetkan Emas di Cabor Voli Duduk

14/09/2018, 14:18 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi
VOLI DUDUK: Menpora Imam Nahrawi saat meninjau langsung latihan voli duduk di GOR Baturan, Colomadu, Solo, Jumat (14/9). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menaruh harapan besar dengan cabang olahraga (Cabor) voli duduk di ajang Asian Para Games mendatang. Tidak sekadar mendapatkan perak atau perunggu, Menpora ingin para atlet voli duduk berhasil menjadi juara dan mendapatkan medali emas.

Hal itu disampaikan Imam Nahrawi usai meninjau langsung latihan atlet voli duduk di Gedung Olahraga (GOR) Baturan, Colomadu, Jumat (14/9). 

Imam mengatakan, bahwa persiapan yang dilakukan oleh para atlet sudah sangat matang. Selama latihan lebih kurang selama 10 bulan, para atlet sudah memperlihatkan kesiapannya di ajang Asian Para Games.

"Saya terus men-suport dan terus memfigurkan atlet voli duduk ini, mereka keren-keren dan hebat luar biasa. Semoga dari voli duduk ini bisa memberikan kabar baik, bisa memperoleh emas," ujarnya kepada JawaPos.com

Menpora menambahkan, yang perlu ditekankan dalam latihan sebelum bertanding adalah untuk mempelajari teknik, strategi, dan juga bagaimana cara mengecoh lawan. Tentunya, hal ini dilakukan tetap mengikuti regulasi yang ada.

Maka dari itu, dirinya pun meminta kepada para pelatih untuk terus memantau perkembangan latihan para atlet. "Saya sudah meminta kepada pelatih untuk memantau setiap perkembangan para atlet. Kalau untuk lawan yang perlu diwaspadai adalah Tiongkok," katanya. 

Sementara itu, pelatih voli duduk, Andri Asrul Setiawan mengatakan, untuk persiapan para atlet sudah 100 persen. Bahkan para atlet voli duduk putri juga sempat ikut training camp di Malaysia dan juga try out di Tiongkok.

"Dan saat ikut try out ini tim voli putri berhasil menduduki peringkat kelima, dan ini capaian yang sangat bagus. Mengingat lawan yang dihadapi dari negara-negara di seluruh dunia," pungkasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up