
Berlari di cuaca sangat dingin (UPI)
JawaPos.com - Maraton itu saja sudah berat. Sejauh 42 kilometer lebih. Apalagi jika dilakukan di tengah udara super duper dinginnya: minus 53 derajat Celsius!
Itulah yang terjadi pada Pole of Cold Marathon di Yakutia, Siberia, Rusia. Jadilah, seperti dilansir upi.com kemarin (27/1), bisa dibayangkan betapa sangat beratnya perjuangan para peserta lomba yang berlangsung akhir pekan lalu itu.
Mengatur napas biar tetap bisa berlomba. Dan, di saat yang sama menahan suhu ekstrem.
Pelari Rusia Vasily Lukin tercatat memenangi maraton itu dengan catatan waktu 3 jam 22 menit. Marina Sedalischeva juga mencatat sejarah sebagai perempuan lokal pertama Yakutia yang bisa sampai finis dengan 4 jam 9 menit.
’’Yang saya sukai dari lari jarak jauh adalah saya tak perlu harus bicara dan mendengar orang lain,” kata novelis Jepang Haruki Murakami.
Dalam maraton di cuaca ekstrem seperti di Siberia, boro-boro bicara. Napas tak putus saja sudah syukuran.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
