
Jeka Saragih ketika menghadiri Mola Warrior Workout yang digelar pada Minggu (1/9/2024) di Beat Up Training Camp, Senayan, Jakarta. (Mola)
JawaPos.com — Jeka Saragih, petarung MMA asal Indonesia yang semakin bersinar di panggung internasional, kembali menjadi sorotan. Setelah tampil dua kali di ajang UFC, Jeka Saragih kini masih menanti jadwal pertarungan berikutnya.
Meski begitu, dia memastikan bahwa dirinya tetap fokus menjaga kondisi fisik dan mental, serta terus mempersiapkan diri menghadapi lawan berikutnya.
Pertarungan pertama Jeka Saragih di UFC pada 2023 menjadi momen penting dalam kariernya. Dia berhasil memetik kemenangan besar dalam debutnya dengan gaya yang luar biasa.
Lawannya, Lucas, harus merasakan tendangan maut Jeka Saragih hanya dalam satu ronde. Kemenangan KO tersebut langsung melejitkan nama Jeka Saragih sebagai salah satu petarung MMA berbakat yang patut diperhitungkan di UFC.
Tidak hanya itu, kemenangannya memperlihatkan bahwa Jeka Saragih tidak hanya sekadar "hadir" di UFC, tetapi juga mampu bersaing di tingkat tertinggi.
Namun, perjalanan Jeka Saragih di UFC tidak selamanya mulus. Pertarungan keduanya yang berlangsung pada Juni 2024 tidak berjalan sesuai harapan. Menghadapi Westin Wilson, Jeka Saragih harus menyerah di ronde pertama setelah terkena kuncian dari lawannya.
Kekalahan tersebut tentu menjadi pukulan berat, tetapi tidak membuat Jeka Saragih putus asa. Petarung berusia 29 tahun ini justru semakin termotivasi untuk bangkit dan memperbaiki kekurangannya.
Dalam acara Mola Warrior Workout yang digelar pada Minggu (1/9/2024) di Beat-Up Training Camp, Senayan, Jakarta, Jeka Saragih berbicara sedikit mengenai rencana duel berikutnya.
Meski antusias untuk kembali bertarung, dia mengungkapkan bahwa hingga saat ini belum ada kepastian terkait jadwal pertarungannya di UFC. Semua keputusan mengenai lawan dan jadwal pertarungan, kata Jeka Saragih, sepenuhnya diserahkan kepada manajernya, Graham Boylan.
"Waktu dekat ini belum ada, karena kan semua diatur dari manajer kita. Dan, promotor sudah menentukan siapa lawan kita dan kapan nanti kita tanding," ungkap Jeka Saragih.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa Jeka Saragih sangat bergantung pada keputusan manajemennya dalam menentukan langkah selanjutnya di UFC.
Meskipun belum ada kepastian kapan akan bertarung lagi, Jeka Saragih tetap menjaga kebugaran dan rutin berlatih. Baginya, menjaga kondisi fisik adalah hal utama, bahkan saat sedang tidak memiliki jadwal pertarungan.
Selama berada di Indonesia, Jeka Saragih memastikan bahwa dirinya tidak kendor dalam latihan, bahkan ketika pulang kampung. "Saya selalu latihan, dua kali sehari, jaga kondisi" ujar Jeka Saragih.
Di tengah jadwal padat dan persiapan untuk pertarungan berikutnya, Jeka Saragih mengungkapkan bahwa dia terus mengasah kemampuan yang sudah dipelajarinya selama latihan di Amerika Serikat.
Seperti diketahui, Jeka Saragih berlatih bersama MMA Fight Academy di San Diego, salah satu pusat pelatihan MMA terkemuka di dunia. Di sana, dia belajar berbagai teknik baru yang kemudian dirinya terapkan kembali saat berlatih di Indonesia.

Penyebab Ribuan Gerai Indomaret Tutup pada 31 Mei-1 Juni 2026
Pesan Perpisahan Penuh Misteri Milos Raickovic Bersama Persebaya Surabaya, Bonek Penasaran hingga Menyesali
Presiden Iran Masoud Pezeshkian Ajukan Pengunduran Diri, Ini Alasannya
Bocor! 3 Alasan Krusial Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Nomor Dua Jadi Kunci Utama
Ada Pemain Bali United yang Dirumorkan Gabung Persebaya Surabaya Musim Depan, Bonek Sebutkan 3 Nama Termasuk Irfan Jaya
Kunker Luar Negeri Presiden Dikritik, Teddy Singgung Dino Patti Djalal yang hanya 3 Bulan jadi Wamenlu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Bruno Moreira Tinggalkan Persebaya Surabaya, Wariskan 39 Gol yang Sulit Dilupakan
Harga BBM Pertamina Nonsubsidi Terbaru Per 1 Juni 2026, Dex Series Turun, Pertamax Turbo Naik
Viral Penonton Konser F4 di Jakarta Kena Campak Sebelumnya, Kemenkes Lakukan Pengecekan
