Pertandingan anggar.
JawaPos.com - Anggar adalah olahraga yang tercipta sejak berabad-abad lalu dengan mempertontonkan seni permainan pedang. Dua lawan bertanding dalam pertarungan pedang, yang dikenal sebagai pertarungan, dengan senjata ramping dan perlengkapan pelindung.
Anggar dapat dijadikan sebagai olahraga dan meningkatkan kebugaran jika Anda bermain untuk kompetitif ataupun hanya rekreasi saja.
Jika Anda belum pernah sama sekali mencoba olahraga ini tetapi ingin mempelajari beberapa teknik anggar dasar untuk pemula. Melansir dari RedBull, berikut tips-tips bermain anggar bagi pemula dari peralatan yang tepat, latihan terbaik, dan cara meningkatkan Anda.
1. Memilih perlengkapan anggar yang tepat
Sebelum Anda berlatih gerakan mengayun pedang atau melatih posisi berdiri, Anda perlu mendapatkan peralatan yang tepat. Anggar bukanlah olahraga yang paling murah untuk memulai, tetapi jika Anda ingin mencoba, mungkin Anda harus menemukan peralatan yang sesuai dengan keuangan.
Peralatan dan perlengkapan anggar yang dibuat untuk bermain secara rekreasi, bukan kompetitif, biasanya lebih murah. Sebelum membeli pastikan mencari tahu apa saja kebutuhan yang harus dibeli. Berikut tiga peralatan penting untuk anggar:
2. Menguasai pergerakan kaki dasar
Kunci penting untuk gerakan kaki dalam anggar adalah kelincahan. Anda harus bergerak maju mundur dengan gerakan dan reaksi cepat. Gerakan kaki apabila sering dilatih, maka akan menambah kenyamanan saat bertanding.
Mendapatkan posisi berdiri dengan nyaman adalah langkah pertama dalam menguasai dasar gerak kaki dalam anggar. Salah satu kaki menghadap ke depan, condongkan tubuh sedikit ke depan dan satu kaki belakang tegak lurus dengan tubuh. Keseimbangan kaki yang kuat juga merupakan kunci untuk bergerak cepat.
Berikut beberapa latihan kaki yang perlu Anda coba untuk meningkatkan kecepatan kaki.
3. Memahami aturan dan penilaian anggar
Pertandingan anggar terdiri dari tiga ronde. Untuk memenangkan pertandingan peserta harus mencapai 15 poin. Koleksi poin diperoleh dengan mendaratkan pukulan atau menyentuh tubuh lawan dengan pedang. Poin dapat dikurangi sebagai hukuman jika melanggar peraturan.
Menolak memberi hormat kepada lawan dan wasit termasuk salah satu pelanggaran. Selain itu, adanya pelanggaran teknis seperti kesalahan gerak kaki juga dapat mengakibatkan hukuman.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
