
Jack Della Maddalena unggul kondisi fisik dari Islam Makhachev di UFC 322. (Instagram @jackdellamaddalena)
JawaPos.com — Fakta unik jelang duel Jack Della Maddalena vs Islam Makhachev di UFC 322 membuat pertarungan perebutan gelar kelas welter ini semakin menarik untuk ditunggu. JDM yang unggul telak dalam tinggi badan dan jangkauan tangan membawa dinamika baru ketika berhadapan dengan Makhachev yang dikenal sebagai petarung dengan kontrol grappling mencekik.
Pertarungan ini berlangsung di New York pada Minggu (16/11/2025) pagi WIB dan langsung menyedot perhatian publik UFC.
JDM datang sebagai juara baru usai menumbangkan Belal Muhammad, sedangkan Makhachev naik kelas demi mengejar ambisi meraih sabuk kedua dalam kariernya.
Keduanya memasuki arena dengan misi besar yang bisa mengubah arah karier masing-masing.
JDM bisa melambungkan popularitasnya ke level global bila mampu mengatasi salah satu petarung paling dominan dalam satu dekade terakhir.
Di sisi lain, Makhachev punya peluang menorehkan sejarah sebagai petarung yang mampu mendominasi dua divisi berbeda.
Langkah ini sekaligus membuka jalan baginya untuk masuk kelompok kecil petarung yang pernah menguasai dua kelas sejak era modern UFC.
Pertarungan ini semakin menarik karena JDM membawa modal catatan profesional yang cukup unik.
Ia mengemas 18 kemenangan dan 2 kekalahan, namun dua kekalahan tersebut justru datang di awal kariernya saat masih mencari ritme bertarung.
Setelah melewati fase awal yang sulit, JDM berubah menjadi mesin KO yang sangat mematikan.
Dari 18 kemenangan yang ia raih, sebanyak 12 kemenangan lahir lewat KO sehingga persentase kemenangan KO/TKO-nya mencapai 66,6 persen.
Kemampuan finishing ini menunjukkan seberapa eksplosif gaya bertarung JDM, terutama ketika pertarungan berlangsung dalam fase striking.
Setiap pukulan yang ia lepaskan sering kali menjadi ancaman nyata bagi lawannya sejak detik pertama pertarungan.
Di sudut lain, Makhachev datang dengan pengalaman yang jauh lebih panjang dalam jumlah pertarungan. Ia mengoleksi 27 kemenangan dan hanya sekali tumbang dalam 28 laga yang dijalaninya sebagai petarung profesional.
Rekor tersebut menegaskan betapa stabilnya performa Makhachev sejak memulai kariernya di MMA. Ia nyaris tak pernah kehilangan momentum dan selalu berhasil menjaga kualitas saat melawan nama-nama besar.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
