Novak Djokovic.
JawaPos.com - Novak Djokovic secara resmi mengundurkan diri dari Professional Tennis Players Association atau PTPA.
Dilansir dari laman Bein Sports pada Senin (5/1), Organisasi tersebut merupakan wadah representasi pemain tenis yang ia dirikan bersama Vasek Pospisil pada 2021.
Keputusan ini menandai berakhirnya keterlibatan aktif Djokovic dalam gerakan advokasi pemain di tingkat struktural.
PTPA dibentuk sebagai suara alternatif bagi sekitar 500 pemain ATP dan WTA di tengah sistem tata kelola tenis profesional. Sejak awal, Djokovic menjadi figur sentral dalam memperjuangkan posisi dan hak pemain. Namun, perjalanannya bersama organisasi tersebut kini resmi berakhir.
Djokovic menyampaikan pengunduran dirinya melalui pernyataan publik di media sosial. Ia menegaskan telah mengambil keputusan tersebut setelah melalui pertimbangan yang matang.
Baca Juga: Fasilitas Lengkap dan Stabilitas Jadi Alasan Bernardo Tavares Kepincut Tangani Persebaya Surabaya
Dalam pernyataannya, Djokovic menyebut adanya kekhawatiran terkait transparansi, tata kelola, serta representasi suara dan citranya di dalam organisasi.
Bintang Serbia itu mengkonfirmasi keputusannya melalui pernyataan yang dibagikan di media sosial, di mana ia menjelaskan alasan di balik pengunduran dirinya.
“Setelah pertimbangan matang, saya telah memutuskan untuk sepenuhnya mengundurkan diri dari PTPA,” tulis Djokovic, menunjuk pada kekhawatiran yang terus berlanjut mengenai transparansi, tata kelola, dan cara suara serta citranya diwakili dalam organisasi tersebut.
Meskipun nadanya terukur, pesan tersebut tidak menyisakan ruang untuk ambiguitas.
Meski demikian, Djokovic tetap mengakui visi awal pendirian PTPA sebagai langkah positif bagi pemain.
Djokovic menyatakan bangga atas gagasan yang ia bangun bersama Pospisil untuk menciptakan platform independen. Namun, menurutnya, arah organisasi saat ini tidak lagi sejalan dengan nilai dan prinsip pribadinya.
Pernyataan tersebut menandai perubahan signifikan bagi Djokovic yang selama ini dikenal vokal dalam isu politik tenis.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022